Oversubscribed 166 Kali, Listing Perdana Saham RMKO Melesat Mentok ARA
:
0
EmitenNews.com - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO IJ) resmi mencatatkan Saham Perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia dengan kode perdagangan saham (ticker code) “RMKO”. Dengan dimulainya perdagangan tersebut, Perseroan menjadi emiten ke-52 yang mencatatkan sahamnya di tahun 2023.
Dalam debut perdananya, saham RMKO melesat 24,44% sentuh auto rejection atas (ARA) atau Rp 110 per saham menjadi Rp 560 per saham.
RMKO menawarkan sebanyak 250.000.000 lembar saham baru atau sebanyak 20,00% dari seluruh total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.
Saham baru tersebut ditawarkan dengan harga penawaran sebesar Rp450 per lembar saham, sehingga jumlah keseluruhan dana IPO yang terkumpul sebesar Rp112.500.000.000,- (seratus dua belas miliar lima ratus juta Rupiah). Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham Perseroan ini seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja dalam mendukung kegiatan usaha.
Bertindak selaku penjamin pelaksana emisi dalam IPO Perseroan ini adalah PT Victoria Sekuritas Indonesia.
Direktur PT Victoria Sekuritas Indonesia, R.A. Wisnu Widodo, menyatakan keyakinannya terhadap pertumbuhan dan prospek usaha Perseroan ke depan di industri pertambangan tanah air. Hal ini diperkuat dengan private hauling road sepanjang 39 KM yang sedang dibangun oleh Perusahaan guna membuka jalur baru logistik batubara dari area tambang Kabupaten Muara Enim dan Lahat menuju stasiun muat Gunung Megang, di mana penyelesaian proyek tersebut akan dapat secara signifikan meningkatkan kinerja Perseroan.
Related News
BKDP Anggota Baru, ini 54 Daftar Saham Berstatus HSC
Tambah Porsi, Putrasakti Mandiri Kini Kuasai 36 Persen Saham KDTN
Pollux Properties (POLL) Raih Pendapatan Rp38,76 Miliar, Ada Penurunan
Investasi Langsung, Direktur Tempo Scan Pacific (TSPC) Tambah Saham
Laba Indika Energy (INDY) Semester I Melonjak, Saham Ditutup Menguat
Kabar Baik dari MARK, Siap Bayar Dividen Rp20 per Saham 4 September





