Emitennews.com - PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) hingga akhir 2020 membukukan laba bersih sebesar Rp371,6 miliar. Angka tersebut tumbuh sekitar 67,11 persen jika dibandingkan dengan pencapaian laba bersih pada akhir tahun 2019, yang sebesar Rp22,89 miliar.
Dalam laporan keuangan yang disampaikan ke BEI Rabu (10/3), disebutkan bahwa laba bersih per saham PBID juga ikut naik menjadi Rp198,19, sedangkan di akhir tahun 2019, tercatat sebesar Rp118,88.
Namun demikian, total penjualan bersih perusahaan di sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp3,87 triliun, atau melemah 16,41 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp4,63 triliun.
Akan tetapi, PBID berhasil menekan beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp3,051 triliun atau turun 24,31 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp4,03 triliun. Sehingga laba kotor naik 36,1 persen menjadi Rp818,68 miliar.
Kemudian, total kewajiban PBID tercatat sebesar Rp429,49 miliar, atau turun 26,56 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp670,69 miliar.
Adapun ekuitas tercatat sebesar Rp1,928 triliun, atau tumbuh 15,58 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp1,668 triliun. Sementara, aset perseroan tercatat sebesar Rp2,42 triliun, atau tumbuh 3,5 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp2,33 triliun. Di akhir 2020, arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp536,05 miliar, atau turun 2,5 persen dibanding akhit tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp550,46 miliar.
Related News
Perusahaan Energi hingga Infrastruktur Bakal Rilis Obligasi dan Sukuk
Kurang dari Sebulan, Mandiri Habiskan Obligasi Rp5T untuk Ekspansi
Bank Neo Commerce (BBYB) Pakai Habis Dana Rights Issue Rp2,5 Triliun
Pengendali Serok Jutaan Saham LUCK, Simak Ini Alasannya
Dana IPO Rp207 Miliar Utuh, COIN Semai pada Instrumen Ini
TOBA Tawarkan Obligasi Rp500 Miliar, Telisik Tujuannya





