Pandemi Covid-19: Bertambah 5.163, Lebih Besar dari Tambahan Kasus Baru Hari Sebelumnya
:
0
Covid-19 Makassar dok Media Indonesia.
EmitenNews.com - Mari terus meningkat kewaspadaan atas perkembangan pandemi Covid-19. Hari ini, pemerintah mencatat tambahan kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) lebih besar dari kasus baru kemarin. Per Jumat (19/8/2022), kasus infeksi virus Corona bertambah 5.163 penderita. Bandingkan dengan Kamis (18/8/2022), yang hanya 4.093 kasus. Jangan lupa tetaplah menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, pemerintah mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Kamis (18/8//2022) siang hingga Jumat, pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan 5.163 kasus baru itu, total kasus infeksi virus Corona di Tanah Air sampai Jumat ini, mencapai kini ada sebanyak 6.306.686 penderita.
Demikian terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah, sampai hari ini. Pandemi Covid-19 bahkan sudah menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.
Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat kasus sembuh sebanyak 5.028. Dengan begitu total pasien sembuh, dan terbebas dari Covid-19 sebanyak 6.097.334 orang.
Sementara itu, total pasien meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 157.343. Jumlah itu diperoleh setelah hari ini ada tambahan pasien Covid-19 meninggal dunia sebanyak 26 orang.
Dengan perkembangan yang ada, pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah Corona, dimulai dari menekan angka penularan.
Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.
Berdasarkan banyak penelitian, rajin mencuci tangan bisa menurunkan risiko penularan virus, termasuk virus Corona sebesar 35 persen.
Related News
May Day 2026, Buruh Menanti Kejutan Istimewa dari Presiden Prabowo
Akhir Tahun Ini dari Jakarta Menuju Tanjung Lesung Cuma Butuh 2-3 Jam
Sangkal Tuduhan Korupsi, Noel Akan Gugat KPK Senilai Fantastis
Eks Gubernur Lampung Ini Jadi Tersangka Korupsi, Istri Ngaku Tak Malu
Jadi Bos KSP, Pensiunan Jenderal Ini Buka 24 Jam Laporan Masyarakat
Kemenhub Akan Audit Ulang Taksi Green Buntut Tabrakan Kereta





