Pandemi Covid-19: Hari Ini Bertambah 1.794 Kasus di Indonesia, Mari Tetap Prokes
:
0
Ilustrasi Covid-19. dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Mari tetap mewaspadai perkembangan pandemi Covid-19, meski hari ini, tambahan kasus baru sudah kembali di bawah dua ribu kasus, atau lebih kecil dari kasus baru kemarin. Jumlah kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (COVID-19) di Indonesia bertambah 1.794 kasus pada Sabtu (2/7/2022). Bandingkanla dengan kemarin, Jumat (1/7/2022), yang bertambah 2.049 penderita. Mari tetap waspada, dengan menegakkan protokol kesehatan (prokes).
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Jumat (1/7//2022) siang hingga Sabtu, pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan 1.794 kasus baru itu, total kasus infeksi virus Corona di Tanah Air, sampai Sabtu ini, menjadi 6.092.303. Tetaplah mewaspadai penyebaran virus Corona, sebelum kembali mewabah.
Demikian terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Sejak kasus pertama itu, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah. Bahkan pandemi Covid-19 sudah menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya. Bagusnya, saat ini terjadi kecenderungan kasus baru lebih kecil, meski sempat kembali di atas 2.000 kasus.
Related News
Korban Gempa NTT Terus Berjatuhan, Ketua DPR Serukan ini
Di Parlemen, Presiden Mau Izinkan Dwi Kewarganegaraan Tapi Ada Syarat
Pidato Presiden, APBN 2027 Naik Jadi Rp4.097 Triliun, Ini Kata Purbaya
Gempa NTT M 7,7 Guncang Nusa Tenggara Timur, Juga Terasa di Makassar
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Gempa NTT
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO





