Pasar Saham Domestik Anjlok Signifikan, Seluruh ETF Tiarap di Zona Merah
:
0
EmitenNews.com—Kejatuhan dalam pasar saham domestik di penutupan akhir pekan ini mendorong seluruh ETF di etalase reksadana Ipotfund kembali berakhir di zona merah, dengan pelemahan nilai aktiva bersih (NAV) berkisar -0.8% ( IPIM MSCI Indonesia Large Cap (XIML) hingga -2.27% (BNP PARIBAS IDX GROWTH30 (XBIG).
Pada sore di Jumat lalu, IHSG kembali ditutup negatif dengan melemah signifikan -117 poin (-1,70%) pada level 6.794. "Melemahnya IHSG dipicu oleh sentimen negatif dari rilis data inflasi bulan Juni yang berada di level 4.35% dan lebih tinggi dari konsensus sebesar 4.19% serta terkoreksinya indeks di bursa Wall Street. Sementara itu melemahnya mayoritas harga komoditas menjadi tambahan sentimen negatif yang turut menekan indeks," ulas ETF Desk Indo Premier Sekuritas dalam catatannya, Jumat (1/7).
Sektor transportasi/logistik serta sektor perindustrian yang masing-masing terkoreksi -85 poin (-4,31%) dan -37 poin (-3,03%) menjadi kontributor terbesar bagi pelemahan IHSG hari ini, saat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika melemah -40 poin (-0,26%) pada level Rp14.943.
Berikut data NAV 27 ETF di Ipotfund sore Jumat lalu:
Jakarta Composite Index (JCI) Last 6794 -117 -1.7%, High: 6941 Low: 6777 dan 1-mth: -4.96% 1-year: +13.51%
IPIM MSCI Indonesia Large Cap (XIML) Last 256 -2 -0.8%, High: 260 Low: 255 dan 1-mth: -8.59% 1-year: +13.65%
Insight FTSE Low Volatility (XILV), Last 118 -1 -0.83%, High: 120 Low: 118, dan 1-mth: -6.84% 1-year: +16.08%
Pinnacle Indonesia ESG Aktif (XPSG) Last 399 -4 -1.08%, High: 405 Low: 398 dan 1-mth: -7.32% 1-year: +16.84%
Pinnacle FTSE Indonesia Pasif (XPFT) Last 549 -6 -1.09%, High: 558 Low: 548 dan 1-mth: -7.5% 1-year: +17.1%
BNI-AM Nusantara ETF MSCI Indonesia Pasif (XBNI), Last 1061 -12 -1.09%, High: 1081 Low: 1061 dan 1-mth: -8.27% 1-year: +15.74%
Related News
Saham Komoditas (IDXBASIC) Gugur 7,8 Persen, Usulan Royalti Tekan IHSG
Gegara Debt Collectornya Prank Damkar, Dirut Indosaku Kena Denda OJK
Freeport Tunda Produksi Tambang Grasberg, Ini Alasannya
28,4 Persen Energi India dari Tenaga Surya, Indonesia Berapa?
BTN Dongkrak Bahasa Inggris dan Hospitality UMKM Samosir Naik Kelas
Pekan Ini, DSSA, INCO, dan AADI Hiasi Saham Top Losers





