EmitenNews.com - PEFINDO menegaskan peringkat "idAA" untuk Obligasi Berkelanjutan I tahap I/2017 serta peringkat "idA+" untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I /2017, Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II/2019, dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III/2021 yang diterbitkan Bank BJB.
Peringkat Obligasi Subordinasi tersebut berada dua tingkat dibawah peringkat Bank BJB karena adanya risiko dari Obligasi Subordinasi ini dapat dihapus bukukan pada kondisi non-viability, sesuai dengan POJK 34/POJK.03/2016.
Peringkat tersebut mencerminkan posisi Bank BJB yang sangat kuat di pasar captive di provinsi Jawa Barat dan Banten, kualitas aset yang kuat, dan permodalan yang sangat kuat. Peringkat tersebut dibatasi oleh persaingan yang ketat di luar pasar captive, dan rasio NPL segmen kredit produktif yang tinggi.
Peringkat dapat dinaikkan jika Bank BJB mampu memperkuat profil bisnisnya secara substansial dan berkesinambungan, yang harus disertai dengan peningkatan profil keuangan secara keseluruhan.
Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika profil bisnis Bank BJB mengalami penurunan yang signifikan dan terus-menerus, yang mungkin berasal dari hilangnya kehadiran atau melemahnya kualitas dari pasar captive-nya.
Related News
Hapsoro Cabut, Paruh I 2026 PADI Boncos 576,58 Persen
MAPA Catat Laba Bersih Rp865 Miliar di Semester I-2026, Naik 32 Persen
Meroket 493 Persen, PANI Catat Laba Rp1,66 Triliun Semester I
Bobby Gafur Lepas Lagi Saham OASA, Berapa Porsinya Sekarang?
5 Saham Ini Digembok BEI, Ada Emiten Grup Sinarmas!
Efisiensi Beban Dongkrak Laba AALI 55 Persen pada Semester I





