PEGE dan COCO Klarifikasi Volatilitas Saham, Rights Issue Berproses
:
0
Ilustrasi volatilitas indeks harga saham. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Manajemen PT Panca Global Kapital Tbk. (PEGE) dan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO) kompak memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas harga saham yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Direktur PEGE, Trisno Limanto pada Senin (14/4/2026) mengungkapkan bahwa hingga saat ini tidak terdapat fakta material yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi pergerakan saham perseroan. Trisno juga memastikan tak ada aktivitas pemegang saham yang menyimpang dari ketentuan regulator.
Meski demikian, PEGE mencatat adanya perubahan komposisi pemegang saham di atas 5 persen berdasarkan laporan Biro Administrasi Efek per 8–9 April 2026. Namun, identitas pihak terkait tidak dirinci lebih lanjut dalam keterbukaan tersebut.
Terkait aksi korporasi, PEGE mantap mewacanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD II) atau Rights Issue tetap berjalan sesuai rencana yang telah diumumkan sebelumnya.
Bahkan, RR Capital Group Pte. Ltd. dipastikan akan bertindak sebagai pembeli siaga (Standby buyer) dalam aksi tersebut, sementara manajemen dan pemegang saham utama tetap mempertahankan kepemilikannya.
Kemudian, Corporate Secretary COCO, Gendra Fachrurozi dalam keterangannya Slasa (14/4/2026) juga menyampaikan bahwa tidak terdapat informasi material yang belum dipublikasikan terkait fluktuasi saham pada 9 April 2026.
“Sepanjang pengetahuan Perseroan, tidak ada informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat memengaruhi harga efek serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik,” ujar Gendra.
COCO saat ini juga tengah mempersiapkan aksi korporasi Rights Issue atau PMHMETD Jilid III, dengan rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 April 2026 guna meminta persetujuan pemegang saham.
Selain agenda rights issue tersebut, manajemen memastikan tidak ada rencana aksi korporasi lain dalam waktu dekat.
Sementara itu, pemegang saham pengendali Mahogany Global Investment Pte. Ltd. juga belum memiliki rencana perubahan kepemilikan saham di perseroan.
Related News
SRIL Masuk Delisting BEI, Lo Kheng Hong Terdaftar Jadi Pemegang Saham
Bank Raya (AGRO) Raih Awards Dalam IDIA 2026, Kategori Digital Bank
Transkon Jaya (TRJA) Ekspansi Bisnis Transportasi Penumpang
AADI Lepas Habis 47,09 Persen Saham KCG, Potensi Raup Rp34 Triliun
Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Tebar Dividen Rp26 dan Tunjuk Dirut Baru
Sinyal Positif untuk Investor SGRO, Pefindo Pertahankan Peringkat idA





