Peluang Kenaikan Terbatas IHSG Rawan Profit Taking, Ini 6 rekomendasi Sahamnya
:
0
EmitenNews.com—Peluang Kenaikan Terbatas Rawan Profit Taking, dari Candle Higher High & Closed Di Atas 5 Day MA pada Rabu (18/1). Trend Bearish, selama di bawah 6.845. IHSG closing di atas 5 day MA (6.662) & di bawah 6.991 (200 day MA).
Indikator MACD bearish, Stochastic netral, candle higher high. Jika bisa di tutup harian di bawah 6.845, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.784/6.715 DONE/6.621 DONE/6.557 DONE. Jika closed di atas 6.845, peluang menuju 6.906/6.992/7.128. Range breakout berada di 6.557 - 6.953.
“Level resistance berada di 6.845, 6.885, 6.906, 6.953 dengan support 6.755, 6.726, 6.688, 6.638. Perkiraan range di rentang 6.710 - 6.820,” terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.
Kemarin (17/1), Kemarin bursa regional Asia Pasifik bergerak secara beragam. Nikkei menguat cukup signifikan setelah pada hari sebelumnya terkoreksi. Di sisi lain Hang Seng dan Kospi melemah. China melaporkan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 2,9% YoY pada 4Q22, di atas ekspektasi. Industrial production China pada Desember 2022 sebesar 1,3% YoY, di atas perkiraan.
Dari Amerika Serikat (AS), Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah cukup signifikan sebesar 1,14%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun 0,20%, sementara di sisi lain indeks Nasdaq naik sebesar 0,14%. Saham Goldman terkoreksi 6,44% setelah menyampaikan kinerja 4Q22 yang buruk. Sementara Morgan Stanley menyampaikan kinerja di atas ekspektasi. Hari ini Inggris akan mengumumkan tingkat inflasi untuk Desember 2022 yang diperkirakan mencapai 10,5% YoY. Jerman melaporkan inflasi sebesar 8,6% YoY pada Desember 2022, sesuai perkiraan.
Related News
Penurunan IHSG Sepanjang 2026 Terburuk Se-ASEAN, Asia Pasifik, & Dunia
OJK Perpanjang Tenggat Pelaporan SLIK Asuransi Hingga 2027
Harga Beras SPHP Tak Naik, Tapi Pembelian Dibatasi
BREN, DSSA, IFSH, dan SOTS Hiasi Top Losers Pekan Ini
WBSA, BDMN, dan KOTA Huni Top Gainers, Simak Lengkapnya
IHSG Longsor 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp12.736 Triliun





