Pemerintah Keruk Rp9 Triliun dari Lelang Tujuh Seri Sukuk, Selasa
:
0
Pemerintah pada Selasa 19 Agustus 2025 kemarin menarik dana Rp9 triliun dari lelang tujuh seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara
EmitenNews.com - Pemerintah pada Selasa 19 Agustus 2025 kemarin melaksanakan lelang tujuh seri Surat Berharga Syariah Negara, masing-masing untuk seri SPNS10022026 (reopening), SPNS04052026 (reopening), PBS003 (reopening), PBS030 (reopening), PBS034 (reopening), PBS039 (reopening) dan PBS038 (reopening).
Dari ketujuh seri Sukuk Negara yang ditawarkan melalui sistem lelang Bank Indonesia total penawaran yang masuk mencapai sebesar Rp33.116.400.000.000,00. Adapun rincian sebagai berikut:
Seri SPNS10022026 penawaran yang masuk sebesar Rp1,100 triliun.
Seri SPNS04052026 penawaran yang masuk sebesar Rp5,340 triliun
Seri PBS003 penawaran yang masuk sebesar Rp3,167 triliun
Seri PBS030 penawaran yang masuk sebesar Rp10,235 triliun
Seri PBS034 penawaran yang masuk sebesar Rp3,5685 triliun
Seri PBS039 penawaran yang masuk sebesar Rp3,6006 triliun, dan
Seri PBS038 penawaran yang masuk sebesar Rp6,1053 triliun.
Sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara, Menteri Keuangan menetapkan hasil lelang sebagai berikut:
Seri SPNS10022026 nilai nominal yang ditarik sebesar Rp0,500 triliun
Seri SPNS04052026 nilai nominal yang ditarik sebesar Rp0,500 triliun
Seri PBS003 nilai nominal yang ditarik sebesar Rp0,850 triliun
Seri PBS030 nilai nominal yang ditarik sebesar Rp2,600 triliun
Seri PBS034 nilai nominal yang ditarik sebesar Rp0,450 triliun
Seri PBS039 nilai nominal yang ditarik sebesar Rp3,000 triliun, dan
Seri PBS038 nilai nominal yang ditarik sebesar Rp1,100 triliun.
Dengan demikian total nominal yang ditarik dari ketujuh seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp9 triliun.(*)
Related News
Meningkat Target Kemitraan Sawit Rakyat PalmCo, Jadi 64.176 Hektare
Target Realisasi Investasi 2027 Rp2.322T, Menteri Rosan Pastikan Ini
Memasuki Semester II–2026, Ekonomi RI Dihadapkan Dua Sinyal Pelemahan
Buruan, Hari Ini 81.000 Konsumen Beli BBM Dapat Diskon
Hadapi Dinamika Global, BRICS Dorong Penguatan Fondasi Resiliensi
Danantara Buktikan Kinerja, Nada Optimisme Mengemuka





