EmitenNews.com - PT Jaya Agra Wattie (JAWA) sepanjang semester I-2022 mencatat rugi bersih Rp89,38 miliar. Bengkak 80 persen dari periode sama tahun lalu Rp49,49 miliar. Efeknya, rugi per saham dasar menjadi Rp23,68 dari sebelumnya Rp13,11.


Penjualan bersih melesat 39 persen menjadi Rp536,58 miliar dari edisi sama tahun lalu Rp385,94 miliar. Bebank pokok penjualan menanjak 47 persen menjadi Rp495,01 miliar dari periode sama tahun lalu Rp334,82 miliar. Total beban usaha Rp26,49 miliar, naik tipis dari periode sama tahun lalu Rp26,14 miliar.


Beban lain-lan bersih Rp106,72 miliar, menanjak 27 persen dari edisi sama tahun lalu Rp83,99 miliar. Laba kotor turun 18 persen menjadi Rp41,56 miliar dari fase sama tahun lalu Rp51,11 miliar. Laba usaha terkumpul Rp15,06 miliar, menukik 39 persen dari periode sama tahun lalu sejumlah Rp24,97 miliar.  


Rugi sebelum pajak penghasil melejit 55 persen menjadi Rp91,66 miliar dari periode sama tahun lalu Rp59,02 miliar. Manfaat pajak penghasil bersih drop 79 persen menjadi Rp1,92 miliar dari periode sama tahun lalu Rp9,39 miliar. Rugi bersih tahun berjalan bengkak 80 persen menjadi Rp89,74 miliar dari edisi sama tahun lalu Rp49,63 miliar.


Total ekuitas Rp226 miliar, naik dari periode akhir 2021 sejumlah Rp223 miliar. Total liabilitas Rp3,43 triliun, naik tipis dari akhir 2021 sebesar Rp3,34 triliun. Dan, total aset Rp3,66 triliun, bertambah dari periode akhir 2021 senilai Rp3,56 triliun. (*)