Pendapatan Susut, Rugi Lotte Chemical (FPNI) 2023 Bengkak 113 Persen
:
0
KINERJA - (Kiri-kanan) Robbin Direktur, Jojok Hadrijanto Direktur, Calvin Wiryapranata Direktur, dan Jang Seon Pyo Direktur Utama Lotte Chemical Titan dalam RUPS Tahun Buku 2021. FOTO - RIZKI
EmitenNews.com - Lotte Chemical Titan (FPNI) sepanjang 2023 rugi USD399 ribu. Anjlok 113 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi laba senilai USD2,89 juta. So, rugi per saham dasar menjadi USD0,0001 dari posisi sebelumnya surplus USD0,0005.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan USD376,21 juta. Turun 20 persen dari periode sama tahun sebelumnya USD473,87 juta. Beban pokok penjualan USD369,78 juta, susut dari posisi sama tahun sebelumnya USD459,38 juta. Laba kotor USD6,43 juta, menyusut dari edisi sama tahun sebelumnya USD14,49 juta.
Beban penjualan USD6,6 juta, susut dari USD7,42 juta. Beban umum dan administrasi USD5,05 juta, bengkak dari USD4,73 juta. Beban keuangan USD36 ribu, turun dari USD92 ribu. Keuntungan kurs USD723 ribu, melejit dari tekor USD2,14 juta. Penghasilan bunga USD922 ribu, naik dari USD861 ribu.
Beban lain-lain USD38 ribu, bengkak dari USD30 ribu. Keuntungan lain-lain USD2,51 juta, menanjak signifikan dari USD2,23 juta. Rugi sebelum pajak penghasilan USD1,14 juta, berbalik dari surplus USD3,14 juta. Manfaat pajak penghasilan USD740 ribu dari sebelumnya tekor USD251 ribu.
Total ekuitas USD106,98 juta, turun dari akhir 2022 senilai USD107,48 juta. Jumlah ekuitas USD75,68 juta, berkurang dari edisi akhir tahun sebelumnya senilai USD84,73 juta. Total aset 182,67 juta, menyusut dari episode akhir 2022 sebesar USD192,22 juta. (*)
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





