Pengendali Jual, Asing Serok Saham SKRN, Harga Hari Ini Melorot
:
0
PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN)
EmitenNews.com - PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) mencatat transaksi besar di saham Perseroan setelah investor asal Singapura yaitu Federal International (2000) Ltd menambah kepemilikan secara signifikan.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen emiten jasa penyewaan alat lifting/crane tersebut melaporkan bahwa Federal International membeli sebanyak 200 juta saham pada 21 April 2026 dengan harga Rp480 per saham. “Tujuan transaksi adalah investasi,” tulis manajemen, dikutip Kamis (23/4/2026).
Dengan transaksi tersebut, kepemilikan Federal International melonjak dari 208,813 juta saham atau 2,78% menjadi 408,813 juta saham setara 5,45% hak suara di SKRN.
Menariknya, transaksi ini berlangsung bersamaan dengan aksi penjualan saham oleh pengendali Perseroan, Yafin Tandiono Tan, dengan jumlah, harga, dan tanggal yang sama, mengindikasikan adanya transaksi silang (crossing).
“Tujuan transaksi adalah pembayaran utang pribadi,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi terpisah.
Pascatransaksi, kepemilikan Yafin turun dari 1,75 miliar saham atau 23,33% menjadi 1,55 miliar saham setara 20,67%. Meski demikian, ia tetap tercatat sebagai pengendali sekaligus ultimate beneficial owner (UBO) Perseroan.
Sementara itu, pemegang saham terbesar SKRN adalah PT Saga Investama dengan porsi 59,75% yang juga terafiliasi dengan pengendali. Adapun porsi publik (free float) tercatat sebesar 11,83% atau sekitar 886,99 juta saham per akhir Maret 2026.
Pada perdagangan hari ini, harga saham SKRN ditutup melorot 20 poin atau 3,77% ke level Rp510 per saham. Saham SKRN ditransaksikan sebanyak 337 kali dengan volume 1,26 juta saham.
Meski demikian, harganya sempat menguat sebesar 6,25% pada periode sepekan dan melonjak 18,06% dalam periode 1 bulan terakhir.
Related News
RMKO Balikkan Rugi Jadi Laba di Kuartal III 2026
RUPS LAPD Tetapkan JSI Sinergi Mas jadi Pemegang Saham Pengendali
Bank MNC (BABP) Akui Gangguan Transaksi Digital, Begini Dampaknya
Laba Bersih Bank Danamon (BDMN) Naik 19% di Kuartal III 2026
Komitmen Dividen 80 Persen, IPCC Perkuat Ekosistem Bisnis Terpadu
Jual 73,6 Juta, Sumber Garam Kini Hanya Kuasai 18,36% Saham FOLK





