Perang Rusia dan Gelombang Covid-19 di China Hadang Bursa Asia
:
0
EmitenNews.com - Indeks saham di Asia sore ini Senin (14/3) ditutup variatif (mixed) dengan kecenderungan melemah.
Di dalam negeri, indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat +29.602 poin atau +0.43% ke level 6,952.204.
Menurut analis Phillip Sekuritas, Dustin Dana Pramitha indeks saham Asia yang cenderung melemah ini dikarenakan investor masih memantau perkembangan sekitar perang Rusia – Ukraina serta gelombang terkini penularan virus Covid-19 di Tiongkok dan Hong Kong.
"Kedua peristiwa ini berpotensi memperparah gangguan pada rantai pasok global," katanya.
Rusia melebarkan serangan militernya ke wilayah bagian barat Ukraina dengan menyerang kamp pelatihan militer yang terletak dekat perbatasan Ukrania – Polandia sehingga menewaskan 9 orang dan melukai puluhan orang.
Agen pemeringkat Moody’s mengatakan akan mengkaji ulang (review) peringkat utang atau rating Rusia dan Ukrania setelah melonjaknya risiko keamanan, ekonomi dan keuangan.
"Dengan Rusia kehilangan akses atas hampir separuh dari cadangan devisanya, masih sebuah misteri apakah Rusia dapat terus melunasi utang luar negerinya," sambung Dustin.
Pejabat AS mengatakan Rusia telah meminta bantuan Tiongkok dalam bentuk peralatan milier untuk di gunakan dalam operasi militer di Ukraina, sebuah permintaan yang tentunya akan meningkatkan ketegangan menjelang pertemuan antara pejabat AS dan pejabat Tiongkok di Roma hari ini.
Pada hari Minggu, Tiongkok melaporkan 1,807 kasus baru penularan virus COVID-19. Ini adalah jumlah kasus harian terbesar dalam 2 tahun dan lebih dari tiga kali lipat dari jumlah kasus pada hari sebelumnya, 476.
Shenzhen, kota manufaktur terbesar di propinsi Guangdong memerintahkan bidang usaha yang tidak terkait dengan pelayanan umum untuk menghentikan aktivitas usaha dan memerintahkan pegawai bekerja dari rumah mulai hari ini.
Related News
BEI Akan Hapus Saham HSC dari IHSG, Total Ada 80!
IHSG Senin Merosot ke Bawah 5.000, Cek Saham-Saham Penggerak Transaksi
IHSG Sesi I Terjun 5,05% ke Level 4.923, Asing Net Sell Rp1,05 Triliun
Petrokimia Gresik Uji Coba Teknologi CCU, Olah Karbon Jadi Soda Ash
IHSG Kembali Dibuka Melorot 4,31%, Terjun Bebas ke Bawah 5.000
Hukum Tegak, Kunci IHSG Rebound





