Percepat Digitalisasi 4.0, MNC Investama (BHIT) MoU dengan Microsoft
:
0
EmitenNews.com - PT MNC Investama Tbk (BHIT) telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Microsoft untuk mempercepat proses digitalisasi bisnis MNC Group. Mulai dari media, jasa keuangan, entertainment, pendidikan, hingga e-commerce.
Melalui kerja sama ini, MNC Group antara lain akan memanfaatkan rangkaian teknologi Microsoft seperti cloud, machine learning, dan blockchain untuk menyederhanakan proses penyimpanan, pengelolaan, dan analisis data
perusahaan; meningkatkan efektifitas serta keamanan proses kerja hybrid; membangun marketplace keuangan; serta mengembangkan layanan streaming game.
Executive Chairman of MNC Group, Hary Tanoesoedibjo dalamketerangan resmi hari ini Senin (21/3) mengungkapkan, sejalan dengan mindset digital first MNC Group, kesepakatan ini mengeksplor pengadopsian cloud computing dan teknologi game di berbagai unit usaha MNC Group. Digitalisasi tidak dapat dihindari. Mendigitalisasi layanan merupakan masalah mendesak di tengah tuntutan untuk terus berinovasi dan berkembang.
MNC Group, yang tengah bertransformasi digital, bersyukur dapat bermitra dengan Microsoft, pengembang teknologi kelas dunia yang memiliki sejumlah talenta paling cemerlang, untuk berkolaborasi di berbagai inisiatif yang saling menguntungkan. Saya yakin dengan partner sekaliber Microsoft, akan membawa kesuksesan besar bagi bisnis masing-masing, jelas Hary Tanoesoedibjo.
“
Hampir semua lini bisnis MNC Group akan mendapatkan keuntungan dari kolaborasi ini, seperti MNC Digital (MSIN), MNC Kapital Indonesia (BCAP), dan MNC Land (KPIG). Memanfaatkan layanan dan aplikasi Microsoft di datacenter MNC Group, masing-masing lini bisnis tersebut akan mampu menciptakan inovasi di bidang gaming dan lainnya.
Related News
Celebes Mining Cabut dari HOPE, Divestasi 13,87 Persen Saham Rp67,38M
Penjualan Seragam Melesat 209 Persen, BELL Untung Dua Digit di Q1 2026
TINS Tabulasi Laba Rp1,5 Triliun, Melesat 1.183 Persen Kuartal I 2026
Tutup Kuartal I, Penjualan TRIS Naik 13,18 Persen
Makin Bengkak, WIKA Tekor Rp1,13 Triliun Kuartal I 2026
Laba PTMR Melonjak 154 Persen Q1 2026, Saham Jalani Suspensi





