Periksa! Ini Jadwal Private Placement SRAJ Rp2.200 per Lembar
:
0
Maket pembangunan gedung Mayapada Hospital 2 Surabaya, Jawa Timur. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Sejahteraraya (SRAJ) akan menggeber private placement Rp524,16 miliar. Itu dengan menjajakan 238,25 juta helai bernominal Rp100. Pengeluaran saham baru itu dibalut dengan harga pelaksanaan Rp2.200 per lembar.
Dana hasil private placement setelah dikurangi biaya-biaya transaksi yaitu untuk pelunasan utang kepada pemegang saham pengendali perseroan yakni Surya Cipta Inti Cemerlang (SCIC). Itu berdasar perjanjian pinjaman seri B, dan perjanjian pinjaman seri E. Kemudian, pembayaran sebagian saldo pinjaman terutang perseroan kepada SCIC berdasar perjanjian pinjaman Seri A.
Setelah pelaksanaan private placement, jumlah modal ditempatkan dan modal disetor perseroan akan meningkat menjadi 12,23 miliar saham dengan nilai nominal Rp1,22 triliun, dari semula 12 miliar eksemplar dengan nilai nominal Rp1,2 triliun. Rencana itu, telah mendapat restu pemegang saham independen pada 21 Agustus 2024.
Jadwal pelaksanaan private placement menjadi sebagai berikut. Penerbitan dan distribusi saham baru pada 26 Februari 2025. Pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia pada 27 Februari 2025. Pengumuman hasil pelaksanaan private placement pada 28 Februari 2025. Seluruh saham baru itu, dieksekusi BCSS Maverick A (I), LP, bukan merupakan pihak terafiliasi perseroan.
Mengenai penetapan harga, manajemen mengklaim telah sesuai ketentuan Angka V.1.1 Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-A, berdasar surat keputusan direksi BEI No. KEP-00101/BEl/12-2021 tanggal 21 Desember 2021. Yaitu, paling sedikit 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham perseroan selama kurun waktu 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham baru kepada Bursa Efek Indonesia. (*)
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





