Perkuat Bisnis, Anak Usaha MARK Caplok AGM Rp9,99 Miliar
:
0
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK). Foto: Ist.
EmitenNews.com - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) melalui anak usahanya melakukan langkah strategis dengan mengakuisisi perusahaan manufaktur guna memperkuat rantai nilai bisnis.
Entitas anak MARK, PT Agro Dynamics Indo (ADI), mengambil alih 9.999 lembar saham atau setara 99,99 persen kepemilikan di PT Anugrah Gloria Mas (AGM). Nilai transaksi tersebut mencapai Rp9,999 miliar dan dilakukan secara tunai.
Manajemen MARK menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi untuk mengintegrasikan lini usaha perdagangan dan manufaktur dalam satu ekosistem bisnis yang lebih solid.
"Akuisisi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena saham AGM dibeli dari dua pihak yang merupakan karyawan dalam grup perusahaan, yakni Jumadi dan Sutarno," ujar manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (28/4/2026).
Meski demikian, perseroan menegaskan bahwa transaksi dilakukan tanpa benturan kepentingan, serta bertujuan murni untuk pengembangan usaha dan peningkatan kinerja jangka panjang.
Melalui akuisisi ini, MARK menargetkan peningkatan efisiensi operasional, terutama dalam hal pengendalian pasokan dan kualitas produk.
Dengan menguasai lini produksi, perseroan tidak hanya berperan sebagai distributor, tetapi juga memiliki kapasitas sebagai produsen. Strategi ini dinilai mampu memperkuat daya saing serta meningkatkan margin usaha secara konsolidasi.
Berdasarkan laporan penilai independen dari KJPP Rengganis, Hamid & Rekan, nilai pasar wajar AGM tercatat sekitar Rp4,34 miliar.
Dengan nilai akuisisi sebesar Rp9,99 miliar, terdapat premium sekitar 130 persen. Namun demikian, harga tersebut dinilai masih wajar dengan mempertimbangkan potensi sinergi bisnis serta prospek keberlanjutan usaha AGM di masa mendatang.
Aksi korporasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan anak perusahaan melalui peningkatan pendapatan, efisiensi biaya, dan perbaikan margin usaha, sehingga memberikan nilai tambah bagi perseroan," tulis manajemen.
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





