Perkuat Ekowisata Kaltim, Pemprov Optimalkan Daya Tarik Hiu Paus
:
0
Ilustrasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat daya tarik ekowisata yang berdampak pada peningkatan ekonomi warga pesisir dengan mengoptimalkan pesona kemunculan hiu paus di perairan Pulau Miang, Kabupaten Kutai Timur. Dok. Portal Berau.
EmitenNews.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat daya tarik ekowisata yang berdampak pada peningkatan ekonomi warga pesisir. Untuk itu, provinsi yang kini dipimpin Rudy Mas’ud itu, mengoptimalkan pesona kemunculan hiu paus di perairan Pulau Miang, Kabupaten Kutai Timur.
"Kehadiran mamalia laut yang ramah terhadap manusia ini telah menjadi magnet pariwisata di Pulau Miang, Kutai Timur," kata Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal di Samarinda, Selasa (21/7/2026).
Faisal mengemukakan, potensi wisata bahari di kampung terapung tersebut saat ini terus dikembangkan dengan berlandaskan prinsip konservasi agar tidak sekadar menjadi tren liburan yang bersifat sesaat.
Langkah pelestarian ekosistem pariwisata itu dimatangkan melalui pemetaan guna mengetahui pola pasti kemunculan mamalia raksasa tersebut di kawasan perairan.
"Pemetaan titik lokasi dan waktu kemunculan sangat krusial agar jadwal kunjungan penyelaman wisatawan dapat diatur secara terstruktur serta terjamin keamanannya," ujar Faisal.
Hasil observasi bersama kelompok sadar wisata desa setempat, diketahui saat ini telah teridentifikasi sekitar empat ekor hiu paus yang rutin beraktivitas di perairan sekitar pulau.
Keberadaan satwa langka yang dilindungi tersebut semakin melengkapi kekayaan ekosistem bawah laut Pulau Miang yang sebelumnya telah populer berkat keindahan aneka ragam terumbu karang.
Pihak Dinas Pariwisata Kaltim terus merancang standar operasional prosedur yang tegas guna memastikan seluruh bentuk interaksi wisatawan sama sekali tidak mengganggu habitat alami satwa tersebut.
Di antaranya, standar operasional yang memprioritaskan keamanan ekosistem tersebut disusun melalui serangkaian konsultasi intensif bersama jajaran pemerintah daerah dan sejumlah ahli di bidang kelautan.
Integrasi harmonis antara pelestarian lingkungan laut dan pengembangan pariwisata bahari ini secara perlahan mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di desa.
Related News
Kepala BGN Sudaryono Serukan Lapor Polisi Siapapun yang Minta Atensi
Mundur dari BGN, Tapi Masih Komisaris Pertamina CELIOS Kritik Nanik
RS Swasta Tulang Punggung JKN, ARSSI Dorong Reformasi Pembiayaan BPJS
Curhat Deyang Sebelum Mundur dari Kepala BGN
Danai LRT Hingga RSUD, Pemprov DKI Siapkan Obligasi Rp3,5T pada 2027
Motor Listrik Nasional Momentum Reindustrialisasi Ekonomi Dalam Negeri





