Perkuat Komitmen, RMKE Bagi Dividen Rp130,9 Miliar
:
0
Pengurus RMK Energy usai membutuhkan pembagian dividen tahun buku 2025. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - RMK Energy (RMKE), perusahaan penyedia jasa logistik batubara terintegrasi, dan perdagangan batu bara, bakal membagi dividen tunai Rp130,9 miliar. Alokasi dividen itu, setara 54,1 persen dari laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp245,4 miliar. Dengan demikian, pemegang saham akan menerima dividen tunai Rp30 per lembar.
Direktur Utama RMK Energy Vincent Saputra menyampaikan kebijakan dividen tersebut mencerminkan komitmen RMKE untuk terus memberi nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga keseimbangan struktur permodalan guna mendukung ekspansi bisnis ke depan.
“Perseroan terus menjaga fundamental bisnis yang sehat di tengah dinamika industri batubara dan kondisi ekonomi global. Pembagian dividen ini mencerminkan apresiasi Perseroan kepada pemegang saham sekaligus komitmen menjaga pertumbuhan jangka panjang,” tegas Vincent.
Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali jajaran direksi dan dewan komisaris perseroan untuk masa jabatan berikutnya. "Kami masih optimis untuk dapat membukukan kinerja baik pada dimasa depan, dengan dua 'engine' pendapatan jasa baik area hulu, dan hilir melalui penambahan tambang-tambang baru yang akan terhubung secara langsung dengan fasilitas hauling road tersebut,” imbuhnya.
Selanjutnya, RMKE akan fokus menambah volume jasa. ”Itu seiring dengan penambahan klien baru, dan peningkatan penjualan batu bara dengan opsi pembelian batu bara dari tambang telah terhubung dengan hauling road,” ucap Vincent. (*)
Related News
April 2026, BTN Catat Laba Rp1,16 Triliun, Melesat 55,84 Persen
SRSN Bagi Dividen Rp6,6 Miliar, Gaji Direksi-Komisaris Rp13,3 Miliar
RMKE Tebar Dividen Rp30 per Saham, Setara 54,1 Persen Laba 2025
Armada Berjaya Trans (JAYA) Siapkan Ekspansi Tiga Lini Bisnis
CSRN Targetkan Pendapatan Tumbuh Dua Digit, Fokus Transformasi Hijau
CPIN Bagi Dividen Rp180 per Saham, Payout 52,4 Persen dari Laba 2025





