IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

mark dynamics indonesia
victoria sekuritas

Perluas Market Share, Galva Technologies (GLVA) Injeksi Modal LITE Rp20 Miliar

02/02/2022, 10:00 WIB

Perluas Market Share, Galva Technologies (GLVA) Injeksi Modal LITE Rp20 Miliar

EmitenNews.com - PT Galva Technologies (GLVA) menginjeksi modal PT Libera Technologies Indonesia (LITE) sejumlah Rp20 miliar. Suntikan modal itu, setara dengan penyertaan saham 20 ribu lembar.


Manajemen Galva Technologies mengklaim aksi tersebut untuk mendongkrak volume peredaran usaha secara konsolidasi, terkhusus produk teknologi informasi. Lalu, juga menambah perluasan market share. 


Tindakan Galva Technologies itu, tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan. ”Pastinya berdampak positif, dan menambah market share bidang teknologi informasi di Indonesia,” tutur Maria Fransiska, Direktur Galva Technologies, Senin (31/1).


Per 30 September 2021, Galva Technologies meraup laba bersih Rp23,2 miliar. Melesat 25 persen dibanding periode sama 2020 sebesar Rp18,5 miliar. Emiten distributor produk elektronik, dan IT aneka merek itu, mencatat penjualan Rp1,1 triliun, turun 27 persen dibanding periode sebelumnya Rp1,5 triliun.


Distribusi produk teknologi informasi menjadi penyumbang terbesar penjualan mencapai Rp720 miliar. Namun, koleksi itu, melorot 33,5 persen di bawah capaian periode 2020 senilai Rp1,08 triliun. Penjualan jasa business solution menukik 16,3 persen menjadi Rp311 miliar dari periode sama 2020 sejumlah Rp372 miliar. Penjualan jasa document solutions naik 26 persen menjadi Rp87 miliar dari episode sama sebelumnya Rp69 miliar.


Penyumbang laba bersih terbesar jasa business solutions Rp15,3 miliar, naik 24,1 persen dibanding periode sebelumnya. Selanjutnya, laba bersih distribusi barang IT naik 31,1 persen, dan document solutions surplus 23,8 persen mencapai Rp3,9 miliar. Laba per saham meningkat 25 persen menjadi Rp15,47 dari periode sama 2020 di level Rp12,36. (*)



Author: J S