EmitenNews.com - Denso Corp., produsen suku cadang otomotif seperti AC dan berafiliasi dengan Toyota Motor Corp., telah mengembangkan sistem untuk mengisi daya kendaraan listrik (EV) yang sedang bergerak secara nirkabel.

Teknologi ini diyakini dapat meningkatkan permintaan kendaraan listrik. Karena waktu yang dibutuhkan untuk pengisian daya di Stasiun Pengisisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan jarak tempuh yang pendek telah menjadi beberapa kekhawatiran yang disebutkan konsumen terkait pembelian kendaraan tanpa emisi ini.

Kyodo News, Senin (4/5/2026) memberitakan Denso akan menerapkan teknologi tersebut pada tahun fiskal 2029.

Bagaimana Cara Pengisian Daya

Sistem ini bekerja dengan mengirimkan listrik secara nirkabel dari kumparan transmisi daya yang tertanam di jalan ke kumparan penerima daya yang dipasang di bagian bawah kendaraan.

Pengisian daya saat kendaraan bergerak memungkinkan kendaraan untuk terus beroperasi dengan baterai yang lebih kecil, yang pada gilirannya akan mengurangi berat kendaraan dan membantu mengurangi kerusakan jalan.

Dalam uji coba yang dilakukan pada September 2024 di kantor pusatnya di Prefektur Aichi, Jepang tengah, Denso mencapai jarak tempuh terus menerus sejauh 500 kilometer selama 50 jam menggunakan sistem tersebut.

Produsen suku cadang otomotif ini menandatangani perjanjian dengan Universitas Tokyo untuk kolaborasi selama 10 tahun mulai 1 April untuk mempromosikan penggunaan praktis sistem pengisian daya nirkabel.

Presiden Denso, Shinnosuke Hayashi, mengatakan bahwa teknologi ini "dapat menembus batasan dan mengubah wajah mobilitas."

Dengan biaya pemasangan infrastruktur pasokan daya yang tinggi sebagai tantangan bagi sistem ini, perusahaan akan mengeksplorasi di mana akan menerapkannya berdasarkan volume lalu lintas.