Petrosea (PTRO) Teken Perjanjian Jasa Penambangan, Segini Nilainya
:
0
Salah satu smelter milik PT Petrosea.
EmitenNews.com - PT Petrosea Tbk (PTRO) mengumumkan bahwa pada tanggal 5 Juni 2024 Perusahaan telah menandatangani term sheet perjanjian jasa penambangan dengan PT Global Bara Mandiri senilai sekitar USD 230 juta dan durasi selama 8 tahun yang dapat diperpanjang menjadi kontrak life of mine.
Ruang lingkup pekerjaannya antara lain meliputi penggalian lapisan penutup, pengupasan batubara dan pemuatan batubara di tambang yang berlokasi di Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
"Penandatanganan term sheet perjanjian ini merupakan salah satu wujud nyata dari ekspansi bisnis Petrosea ke Kalimantan Tengah dan memperkuat keberlanjutan Perusahaan di masa mendatang," ujar Iman Darus Hikhman, Mining Director PT Petrosea Tbk dalam rilisnya Kamis (6/6).
Petrosea menawarkan berbagai layanan proyek pit-to-port, termasuk aktivitas open pit contract mining services, civil & infrastructure construction, layanan manajemen proyek pertambangan, technical & feasibility study consulting services, mine planning & optimization services, serta solusi Minerva Digital Platform yang dapat diaplikasikan di setiap operasional pertambangan mineral dan batubara.
Seluruh layanan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan setiap proyek dengan memanfaatkan teknologi terkini, yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional. Petrosea juga memiliki kemampuan untuk memantau dan mengendalikan kegiatan operasional di berbagai proyek dengan memanfaatkan real-time data melalui Remote Operations Center yang berlokasi di kantor pusat Perusahaan.
Seluruh target kinerja operasional dan keuangan Petrosea didukung oleh budaya Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Hidup (K3L) yang kuat melalui penerapan target zero accident, operational excellence dan continuous improvement, serta faktor pengelolaan risiko dan Good Corporate Governance sebagai tulang punggung Perusahaan yang berkesinambungan.
Related News
Laba Konsolidasi BTN Rp1,85 Triliun, Surplus 54,37 Persen per Mei 2026
Ekspansi Airwheel Berlanjut, TOOL Siapkan Strategi Pemulihan Kinerja
Prioritas Fundamental Bisnis, COIN Tahan Laba untuk Perkuat Anak Usaha
Transformasi Bisnis TPIA Dinilai Perkuat Daya Tarik Investor
DMAS Tebar Dividen Spesial Nyaris 100 Persen Laba, Yield Fantastis!
CGAS Bagi Dividen 50 Persen dari Laba, Bidik Pendapatan 2026 Rp879M





