EmitenNews.com - Pertamina Energy (PGEO) bakal menebar dividen USD123,9 juta. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 90 persen dari laba bersih tahun buku 2025 sejumlah USD137,69 juta. Dengan demikian, para investor akan mendapat jatah dividen Rp49,4423 per lembar. 

Selanjutnya, sisa 10 persen laba bersih setara USD13,79 juta dialokasikan, dan dibukukan sebagai cadangan wajib. Rencana pembagian dividen itu, sesuai dengan hasil rapat umum pemegang saham tahunan tahun buku 2025 pada 21 April 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut.

Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 30 April 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 4 Mei 2026. Cum dividen pasar tunai pada 5 Mei 2026. Ex dividen pasar tunai pada 6 Mei 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 5 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 22 Mei 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, Pertamina Energy mencatat laba bersih USD137,69 juta. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah USD139,95 juta. Total ekuitas terkumpul USD2,04 miliar. (*)