EmitenNews.com - PT PGN Tbk (PGAS), sebagai Subholding Gas Pertamina, menyebutkan jumlah pelanggan industri, sampai saat ini mencapai 2.925 pelanggan atau meningkat dari 2.487 pelanggan pada 2020.
Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (22/6) mengatakan segmen industri masih menjadi penopang utama permintaan gas, seiring pergerakan industri dan perekonomian yang terus menggeliat pascapandemi.
"Volume niaga gas bumi PGN terus meningkat dari 828 BBTUD pada 2020 menjadi 976 BBTUD pada triwulan I 2023. Sedangkan, jumlah pelanggan industri, sebagai sektor pelanggan yang menyerap gas terbesar, meningkat dari 2.487 pelanggan pada 2020 dan sampai saat ini menjadi 2.925 pelanggan," ujarnya.
Ia menambahkan PGN berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat dan meningkatkan pertumbuhan industri nasional.
Dukungan diwujudkan PGN dengan memperluas jaringan infrastruktur gas bumi ke berbagai daerah, sehingga penyerapan gas bumi di sentra-sentra industri semakin bertambah.
"PGN juga berkomitmen mengimplementasikan Keputusan Menteri ESDM, yang mana sektor industri dan kelistrikan mendapatkan harga gas khusus. Diharapkan perekonomian nasional dapat tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan melalui kebijakan tersebut," ujar Faris.
Related News
Cum Date AALI Sudah Dekat, Sisa Dividen Rp335/Saham Cair 13 Mei
ADRO Tebar Dividen 99,96 Persen Laba 2025, Setara USD447,5 Juta
BBNI Ketok Harga AT1 USD700 Juta, Distribution Rate 7,15 Persen
Diskon Brutal, Investor Ini Serok Jutaan Saham STTP Rp14,54 Miliar
Sudahi 2025, Penjualan Loyo, Laba KOKA Drop 408 Persen
Harga Merangkak, Bos BULL Serap 26,7 Juta Lembar Rp11,55 Miliar





