EmitenNews.com - Emiten pertambangan batubara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyatakan pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mulut tambang Banko Tengah Sumsel 8 di Muara Enim, Sumatera Selatan, telah mencapai 95% per Desember 2021.

 

Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Bukit Asam, Farida Thamrin mengatakan bahwa pihaknya optimis akan menyelesaikan target pembangunan proyek ini tepat waktu. "Tahun ini kita targetkan sudah bisa beroperasi secara penuh," kata Farida dalam Emitalk IndoPremier secara virtual, Senin (18/4).

 

Farida mengatakan PTBA memperhatikan penggunaan teknologi dalam pengoperasian PLTU ini. PTBA ingin agar keberadaan PLTU ini tetap sejalan dengan semangat zero emission yang dicanangkan pemerintah. PTBA menggunakan teknologi ramah lingkungan yakni super critical. Di samping itu, guna menekan emisi gas buangnya, PLTU Sumsel 8 menerapkan teknologi flue gas desulfurization (FGD) yang digunakan untuk meminimalkan sulfur dioksida dari emisi gas buang PLTU .

 

"Sampai tahun lalu konstruksi sudah mencapai 95%. Kita mengandalkan kerjasama dengan mitra kita dari China," ujar Farida.

 

PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 dioperasolan oleh HBAP . HBAP merupakan perusahaan konsorsium antara PTBA dan perusahaan China Huadian Hongkong Company Ltd, yang khusus dibentuk untuk menggarap proyek PLTU ini. Kepemilikan PTBA di perusahaan patungan itu 45%, sedangkan Huadian 55%.