Posisi HSC DSSA Sebelum Tergusur dari MSCI Global Standard Index
:
0
PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menjadi salah satu emiten yang harus tergusur dari MSCI Global Standard Index. Foto: DSSA
EmitenNews.com - PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) harus tergusur dari MSCI Global Standard Index. Emiten milik Grup Sinar Mas ini menjadi salah satu dari enam emiten yang tak lagi menghuni indeks bergengsi tersebut.
Lima emiten lainnya adalah PT Amman Mineral Int (AMMN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT).
DSSA berdasar pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI), adalah salah satu emiten dengan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi pada sekelompok investor tertentu (HSC). Sebelum harus keluar dari MSCI Global Standard Index, per Senin (13/5/2026) posisi DSSA dalam klasemen HSC berada di peringkat delapan. Per 20 April DSSA dimiliki oleh investor tertentu sebanyak 95,76%. ??
Seperti diberitakan Emitennews, penyedia indeks global, MSCI Inc., resmi mengumumkan hasil evaluasi berkala (Semi-Annual Index Review) periode Mei 2026 pada Rabu (13/5) dini hari waktu setempat.
Enam saham berkapitalisasi besar harus rela terdepak dari MSCI Global Standard Index. Dalam perombakan kali ini, tidak ada satu pun saham yang berhasil menembus jajaran daftar konstituen utama tersebut.
Berdasarkan dokumen resmi MSCI Global Standard Indexes List of Additions/Deletions, berikut adalah rincian perubahan konstituen untuk emiten asal Bursa Efek Indonesia (BEI):
MSCI Global Standard Index (Indonesia)
Additions (Masuk): Tidak ada
Deletions (Keluar):
¥ AMMAN MINERAL INTL (AMMN)
¥ BARITO RENEWABLES ENERGY (BREN)
¥ CHANDRA ASRI PACIFIC (TPIA)
¥ DIAN SWASTATIKA SENTOSA (DSSA)
¥ PETRINDO JAYA KREASI (CUAN)
¥ SUMBER ALFARIA TRIJAYA (AMRT)
Sementara itu, pada kategori indeks berkapitalisasi lebih kecil, perombakan masif juga terjadi. Saham pengelola Alfamart, Sumber Alfaria Trijaya (AMRT), tercatat mengalami perpindahan klasifikasi dari Global Standard Index dan kini dimasukkan ke dalam MSCI Global Small Cap Index. Di luar AMRT, ada 13 emiten yang dieliminasi dari kategori Small Cap.
MSCI Global Small Cap Index (Indonensia)
Additions (Masuk): SUMBER ALFARIA TRIJAYA (AMRT)
Deletions (Keluar):
¥ ΑΝΕΚΑ ΤAMBANG (ANTM)
¥ ASTRA AGRO LESTARI (AALI)
¥ BANK ALADIN SYARIAH (BANK)
¥ BUMI SERPONG DAMAI (BSDE)
¥ DHARMA SATYA NUSANTARA (DSNG)
¥ INDUSTRI JAMU FARMASI (SIDO)
¥ MIDI UTAMA INDONESIA (MIDI)
¥ MITRA KELUARGA (MIKA)
¥ MNC DIGITAL ENTMT (MSIN)
¥ PABRIK K TJIWI KΙΜΙΑ (TKIM)
¥ PACIFIC STRATEGIC FINL (APIC)
¥ SAWIT SUMBERMAS TBK (SSMS)
¥ TRIPUTRA AGRO PERSADA (TAPG)
Related News
RAJA Stock Split 1:5, Izin Investor 23 Juni 2026
Pascarombak MSCI Global Standard Index, Ini 11 Saham Bertahan
Isi Slot MSCI Small Indeks, Saham AMRT Siap Meledak
MCOL Beber Jadwal Dividen Rp280 per Lembar, Cair 8 Juni 2026
Terlempar dari MSCI Global Standar Index, AMRT Masih Selamat
Manis! Aman Agrindo (GULA) Sukses Ubah Rugi Jadi Laba di Q1-2026





