EmitenNews.com - Setelah menyampaikan konsep Prabowonomics dalam World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss, Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan legenda sepak bola dunia sekaligus pelatih ternama asal Prancis, Zinedine Zidane. Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 45 menit.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan komitmennya untuk terus memajukan sepak bola nasional dan Tim Nasional Indonesia. Salah satu gagasan yang disampaikan adalah rencana agar setiap sekolah baru ke depan wajib memiliki lapangan sepak bola yang dapat dimanfaatkan siswa maupun anak-anak di lingkungan sekitar.

Dikutip dari unggahan media sosial Sekretariat Kabinet, Minggu, 25 Januari 2026, Presiden Prabowo juga meminta masukan dan pandangan Zidane terkait pengembangan sepak bola nasional, termasuk pembinaan usia dini dan peningkatan kualitas permainan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato kunci di forum WEF yang dihadiri lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan serta lebih dari 1.000 CEO perusahaan besar dunia. Dalam forum tersebut, Prabowo memaparkan konsep Prabowonomics yang menjadi kerangka pemikiran dan kebijakan ekonomi pemerintahannya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden akan menyampaikan gagasan ekonomi yang telah dirancang dan diterapkan, baik sebelum maupun selama menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. “Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep pemikiran ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan, sebelum dan sejak menjadi Presiden hingga sekarang. Dan beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah pemerintah capai dalam satu tahun ini. Dan itu beliau sebut dengan Prabowonomics,” ujar Teddy.

WEF merupakan organisasi internasional nirlaba yang mendorong kerja sama global melalui dialog lintas sektor. WEF Annual Meeting 2026 mengusung tema “A Spirit of Dialogue”, yang menekankan pentingnya kolaborasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik global.

Partisipasi Indonesia dalam WEF 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, meningkatkan daya tarik investasi, serta membuka peluang kerja sama di sektor energi hijau, ekonomi digital, dan sektor strategis lainnya. Di sela forum tersebut, Indonesia juga menggelar Indonesia Pavilion pada 19–23 Januari 2026 serta Indonesia Night pada 21 Januari 2026 untuk memperkuat jejaring dan menarik minat investor.