Prajogo Kembali Bermanuver, Saham CUAN Orbit Zona Merah
Sebauh alat berat tengah beraksi di area pertambangan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Prajogo Pangestu kembali turun gunung. Kali ini, orang terkaya dari Sabang sampai Merauke itu, hanya menyerap saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN). Padahal, biasanya, pengusaha kakap itu menyerok tiga saham sekaligus yaitu Barito Pacific (BRPT), Barito Energy (BREN), dan CUAN.
Pada aksi kali ini, Prajogo terekam menjala 7.300.000 saham BREN. Akumulasi beli sebanyak 13 kali transaksi dilakukan serentak pada 30 Januari 2026. Pembelian dilakukan dengan harga di kisaran Rp1.735-1.790 per lembar. Kalau dikalkulasi, rata-rata pembelian Prajogo di posisi Rp1.765 per helai.
Nah, dengan skema harga tersebut, Prajogo Pangestu dipaksa merogoh kocek senilai Rp12,91 miliar. Pembelian terbesar sebanyak 1.789.500 helai dengan harga Rp1.780 per helai sebesar Rp3,18 miliar. Lalu, akumulasi jumbo kedua sebanyak 1.093.700 helai pada Rp1.770 sejumlah Rp1,93 miliar.
Dan, pembelian paling minimalis yaitu sebanyak 123 ribu helai pada harga Rp1.735 per saham Rp213,40 juta. Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham CUAN dalam genggaman Prajogo menjadi 94,54 miliar lembar alias 84,0979 persen. Naik sekitar 0,0065 persen dari periode sebelum transaksi.
Di mana, sebelum transaksi itu, Prajogo mengemas 94,53 miliar eksemplar atau selevel dengan 84,0914 persen. Aksi serok Prajogo kurang efektif mengangkat saham CUAN dari zona merah. Saham CUAN minus 50 poin menjadi Rp1.800. Terkoreksi sekitar 2,70 persen dari penutupan perdagangan Kamis, 29 Januari 2026 di level Rp1.850. (*)
Related News
Siapkan 26.000 Tenaga Kerja, PADA Gas Jasa Kurir Jadi Mesin Cuan Baru
BBCA Setujui Dividen Final Rp281 per Saham, Bagikan 72% Laba 2025
Rights Issue Jilid III, COCO Siap Terbitkan 10,67 Miliar Saham & Waran
Timur Tengah Memanas, BULL Tambah Armada Tanker LNG Kedua di Awal 2026
BBCA Siapkan Buyback Rp5 Triliun, Ini Agenda Penting RUPS Hari Ini
Setahun Usai IPO, MINE Kehilangan 34,01 Persen Laba Bersih di 2025





