EmitenNews.com- Kemarin IHSG bergerak melemah (sempat minus 121 poin) dan di tutup minus 95 poin atau 1,55% pada 6071, di pimpin oleh saham semua sektor terutama properti, perkebunan, perdagangan, tambang, aneka industri di tengah - tengah fluktuasi indek bursa global, gagal bayar hedge fundv AS Archegos Capital, kekhawatiran kondisi sospol di dalam negeri dan pelemahan IDR/USD (14480).
Hari ini secara teknikal kami perkirakan IHSG bergerak mixed melemah pada kisaran 6031 - 6119 dengan pertimbangan : menguji candle 3 Black Crows, ST Mov Avg (Bearish / Bearish) dan Pelemahan indek kemarin di ikuti dengan peningkatan volume, ungkap Indra Tedja Kusuma selaku Analis Sucor Sekuritas.
Adapun Indra merekomendasikan kepada para investor beberapa saham pilihan seperti KRAS, CARE, ACES, dan BBYB.
KRAS Buy On Weekness dengan support di 585 cutloss jika break di bawah 570 . Jika tidak break di bawah 600, potensi naik ke 630 - 660 short term.
CARE Spekulasi Buy dengan support di 326, cutloss jika break di bawah 318 jika tidak break di bawah 330, potensi naik ke 350 - 370 short term.
ACES Spekulasi Buy dengan support di 1540 cutloss jika break di bawah 1520. Jika tidak break di bawah 1550 potensi naik ke 1590 - 1610 short term.
BBYB Buy On Weekness dengan support di 480 cutloss jika break di bawah 460, Jika tidak break di bawah 500 potensi naik ke 550 - 590 short term.
Kemarin indek bursa Eropa STOXX600 di tutup menguat 0,5%, di pimpin oleh saham sektor perbankan di tengah – tengah rasa optimis vaksinasi COVID-19 dan optimisme pemulihan ekonomi tahun ini.
Kemarin indek bursa Wall Street di tutup melemah hingga 0,3%, di pimpin oleh saham sektor teknologi saat yield UST10 tahun naik capai 1,776% (level tertinggi dalam 14 bulan) dan di tutup di 1,715%.
Related News
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi





