Presiden Yakinkan Investor, Fundamental Ekonomi RI Kuat
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi sejumlah menteri ekonomi dan komisioner OJK memberikan keterangan setelah menggelar rapat di Wisma Danantara, Sabtu (31/1) malam . (Foto: Istimewa)
EmitenNews.com - Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara merespon gonjang ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia. Respon Presiden itu diteruskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seusai mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat ekonomi tingkat menteri di kantor Danantara Indonesia, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam. Pertemuan mendadak tersebut membahas perkembangan perekonomian nasional, khususnya dinamika terkini di pasar modal.
Sejumlah pejabat yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, serta Pejabat Sementara Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi.
Kepada para wartawan Airlangga mengungkapkan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada pelaku pasar modal bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap berada dalam kondisi yang kuat dan tangguh.
Airlangga mengatakan Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjaga stabilitas pasar keuangan nasional dan memperkuat kepercayaan investor di tengah dinamika ekonomi global.
“Bapak Presiden memberikan pesan untuk pasar modal. Pesan beliau saya kutip, kepada para investor domestik, mitra internasional, dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh,” ujar Airlangga.
Menurut Presiden Prabowo, berbagai indikator makroekonomi menunjukkan ketahanan ekonomi nasional yang solid, ditopang oleh kebijakan fiskal dan moneter yang terjaga serta reformasi struktural yang terus berlanjut.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Airlangga menegaskan pemerintah akan berdiri di belakang pasar keuangan nasional untuk memastikan stabilitas, kredibilitas, dan keberlanjutan sistem keuangan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong terciptanya iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia melalui penguatan regulasi, peningkatan tata kelola, serta penyederhanaan perizinan guna memberikan kepastian hukum dan kemudahan berusaha bagi investor.
“Pemerintah akan berdiri teguh di belakang pasar keuangan kita dan berkomitmen pada iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelas dunia,” pungkas Airlangga.(*)
Related News
Awarding BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda
Telisik! Ini 10 Saham Top Losers dalam Sepekan
Periksa! 10 Saham Top Gainers Pekan Ini
IHSG Susut 6,94 Persen, Modal Asing Eksodus Rp9,88 Triliun
131 Ribu Tiket KA Lebaran 2026 Telah Dipesan
Antam-IBC-Huayou Garap Ekosistem Baterai Terintegrasi Senilai USD5-6M





