IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

ABX

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sawit Sumbermas Sarana

Produsen Tabung Gas LPG 3 Kg (PICO) Balik Jadi Untung Setelah Sukses Pangkas Beban

21/11/2022, 08:45 WIB

Produsen Tabung Gas LPG 3 Kg (PICO) Balik Jadi Untung Setelah Sukses Pangkas Beban

EmitenNews.com—Perusahaan yang memproduksi tabung LPG ukuran 3 kg, PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) sepanjang sembilan bulan di tahun 2022 telah berhasil memperbaiki kinerjanya dengan torehan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp8,40 miliar dibandingkan periode sma tahun 2021 yang masih rugi Rp31,39 miliar.


Merujuk data laporan keuangan PICO yang dikutip, Senin (21/11/2022) disebutkan  pendapatan perseroan per 30 September 2022 senilai Rp416,01 miliar naik 27,67 persen dari sebelumnya Rp325,83 miliar.


Adapun beban pokok pendapatan PICO ikut naik jadi Rp367,55 miliar dari sebelumnya Rp303,92 miliar. Sehingga laba bruto terkerek ke Rp48,46 miliar dari Rp21,91 miliar.


Beban usaha yang di tanggung PICO berupa beban penjualan senilai Rp7,53 miliar turun tipis dari Rp7,86 miliar, beban umum dan administrasi  naik jadi Rp30,68 miliar dari Rp19,02 miliar.


Sehingga laba usaha PICO sudah tercatat Rp10,25 miliar dibandingkan periode sama tahun 2021 yang masih rugi usaha Rp4,98 miliar.


Seiring dengan beban lain-lain bersih perseroan sejumlah Rp1,86 miliar yang sudah turun dari sebelumnya Rp26,40 miliar. Maka laba per saham dasar PICO tercatat positif di angka Rp11,94 dari sebelumnya pos ini masih jadi rugi Rp49,73 per saham dasar.


Dari sisi aset perseroan per 30 September 2022 tercatat Rp1,035 triliun atau turun tipis dari periode 31 Desember 2021 yang masih di Rp1,073 triliun.


Hal ini sejalan dengan performa perseroan yang berhasil memangkas utang atau liabilitas jadi Rp838,82 miliar dari sebelumnya Rp884,40 miliar dan untuk ekuitas tercatat naik jadi Rp197,15 miliar dari Rp189,47 miliar.


Author: Rizki