EmitenNews.com - Nanotech Investama Sedaya mengurai kepemilikan saham Nanotech Indonesia Global (NANO). Itu ditunjukkan sang pengendali tersebut dengan melepas 364.272.013 helai alias 364,27 juta saham. Divestasi tersebut telah dipatenkan pada 19-20 Januari 2026.

Pengurangan saham dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp55 per lembar. Menyusul skema harga tersebut, Nanotech Investama mengantongi dana taktis sejumlah Rp20,03 miliar. Transaksi dilakukan dua tahap sebagai berikut.  

Yaitu, pada 19 Januari 2025, Nanotech Investama melepas 214,27 juta helai dengan harga Rp55 per saham senilai Rp11,78 miliar. Lalu, pada 20 Januari 2025, kembali menjual 150 juta saham Rp55 per helai sebesar Rp8,25 miliar. 

Dengan penuntasan transaksi untuk memperkuat struktur pemegang saham perseroan itu, timbunan saham Nanotech Indonesia dalam genggaman Nanotech Investama tersisa menjadi 2,03 miliar helai alias 47,50 persen.

Tepatnya, mengalami penyusutan sekitar 3,503 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 2,18 miliar lembar. Tabungan saham Nanotech Investama sebelum transaksi tersebut selevel dengan 51,003 persen. (*)