Progres 59 Persen, Bendungan Bagong PTPP Didorong Rampung Lebih Cepat
:
0
Pembangunan Bendungan Bagong di Trenggalek, Jawa Timur sudah rampung 59 persen
EmitenNews.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) tancap gas mempercepat pembangunan Bendungan Bagong di Trenggalek, Jawa Timur, seiring sorotan langsung dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Proyek strategis ini menjadi bagian penting dalam penguatan ketahanan air, pangan, sekaligus pengendalian banjir di wilayah selatan Jawa Timur.
Dalam kunjungan lapangan, Kamis (30/4/2026) Wapres didampingi sejumlah pejabat pusat dan daerah, termasuk Emil Dardak dan Mochamad Nur Arifin. Kehadiran tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyelesaian proyek agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Sejalan arahan Presiden Prabowo Subianto, percepatan proyek menjadi fokus utama, dengan penekanan pada sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaksana proyek.
PTPP sebagai kontraktor proyek Bendungan Bagong Paket III mencatat progres yang melampaui target. Hingga saat ini, realisasi fisik telah mencapai 59,49%, lebih tinggi dari rencana 56,56%. Proyek senilai Rp402,31 miliar ini memiliki masa pelaksanaan 1.473 hari kalender sejak 20 Desember 2024.
Dari sisi manfaat, bendungan ini dirancang memiliki kapasitas tampung 17,4 juta meter kubik, yang akan mendukung irigasi bagi 977 hektare lahan pertanian di Daerah Irigasi Bagong. Selain itu, fasilitas ini juga akan menyediakan air baku sebesar 153 liter per detik serta berperan dalam mitigasi banjir di wilayah Trenggalek.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, dalam keterangan tertulisnya menyebut capaian progres yang lebih cepat ini ditopang oleh perencanaan matang, inovasi konstruksi, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Perseroan menargetkan proyek dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan aspek kualitas, keselamatan kerja, dan keberlanjutan.
Di balik progres tersebut, proyek ini juga menghadapi tantangan teknis, terutama kondisi tanah koluvial yang membutuhkan rekayasa engineering khusus untuk menjaga stabilitas struktur. Untuk mengatasinya, PTPP mengimplementasikan berbagai inovasi konstruksi yang tidak hanya meningkatkan efektivitas pekerjaan, tetapi juga menjaga standar keselamatan.
Upaya tersebut turut berbuah pengakuan, antara lain melalui raihan Indonesia Construction Safety Award 2023 untuk kategori inovasi keselamatan, serta Penghargaan Konstruksi Indonesia 2024 atas implementasi penggunaan produk dalam negeri terbaik di sektor sumber daya air.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga memberikan apresiasi langsung kepada tim proyek dan menyampaikan dorongan semangat kepada para pekerja di lapangan, sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan penyelesaian proyek strategis nasional ini.
Related News
Diduga Minta Uang Pengamanan Proyek, Kajari Sergai Ditangkap Kejagung
Gebrakan Baru Bos BGN, Cegah Kebocoran Evaluasi Insentif Rp6 Juta
Hakim Hukum Penjara dan Denda Enam Terdakwa Kasus Korupsi TaniHub
Kivlan Zen di Eksekusi Hotel Sultan, Ngaku Wakili Ahli Waris PB VIII
Di Tengah Aksi Protes, Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan Dimulai
Kolaborasi Kemenekraf, Indosat (ISAT) & Adobe, Perluas Peluang Kreator





