Prospek Positif, Direktur Utama Borong 19,7 Juta Saham NEST
:
0
Pengurus NEST menerima plakat sertifikat IPO dari Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Direktur Utama Esta Indonesia (NEST), Hoo Anton Siswanto menambah porsi kepemilikan saham dengan menyerap 19,7 juta lembar senilai Rp8,08 miliar. Berdasar laporan resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 28 Januari 2026, Anton membeli 19,7 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp410 per helai.
Anton menyebut, transaksi pembelian untuk investasi jangka panjang tersebut dilakukan pada 27 Januari 2026 di pasar reguler. Menjelang penutupan perdagangan sesi I kemarin, saham NEST bermain di zona positif dan sempat menyentuh level 428 atau menguat 5,94 persen.
Transaksi pembelian saham NEST tidak menggunakan skema repurchase agreement (repo), dan diklasifikasikan sebagai transaksi saham biasa. Sebelum transaksi, Anton memiliki 3.290.546.700 lembar atau setara 80,01 persen dari total saham beredar NEST.
Pasca-keputusan untuk memborong saham perseroan itu, porsi kepemilikan saham NEST dalam pangkuan Anton meningkat menjadi 3.310.246.700 lembar atau setara 80,49 persen dari total saham ditempatkan dan disetor penuh NEST.
Anton menegaskan pengendalian atas NEST tetap dipertahankan, mengingat tujuan transaksi merupakan investasi jangka panjang yang mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek, dan kinerja positif NEST di masa mendatang.
Lebih lanjut manajemen Esta Indonesia menilai, langkah penambahan porsi investasi tersebut sebagai sinyal positif bagi pemegang saham dan pasar, karena menunjukkan komitmen direksi dalam memperkuat kepemilikan dan menyelaraskan kepentingan manajemen dengan pemegang saham publik. (*)
Related News
RMKO Balikkan Rugi Jadi Laba di Kuartal III 2026
RUPS LAPD Tetapkan JSI Sinergi Mas jadi Pemegang Saham Pengendali
Bank MNC (BABP) Akui Gangguan Transaksi Digital, Begini Dampaknya
Laba Bersih Bank Danamon (BDMN) Naik 19% di Kuartal III 2026
Komitmen Dividen 80 Persen, IPCC Perkuat Ekosistem Bisnis Terpadu
Jual 73,6 Juta, Sumber Garam Kini Hanya Kuasai 18,36% Saham FOLK





