EmitenNews.com - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat PT PP Properti (PPRO), dan obligasi beredar dengan idBBB-. Outlook peringkat perusahaan direvisi menjadi stabil dari negatif. Itu mencerminkan tingkat dukungan lebih tinggi dari induk usaha, PT Pembangunan Perumahan (PTPP).


Itu ditunjukkan dengan pemberian Letter of Undertaking untuk penerbitan instrumen utang baru pada Juli 2022 bertenor 3 tahun. Kondisi itu, sedikit meringankan tekanan likuiditas PP Properti terutama dari profil kewajiban jangka pendek. Faktor-faktor itu, telah mengimbangi profil kredit mandiri PP Properti tetap lemah di tengah pelambatan pemulihan industri properti, khususnya segmen residensial bertingkat yang mendominasi portofolio perusahaan.


Peringkat perusahaan mencerminkan dukungan kuat Induk PP Properti, kualitas aset baik, dan lokasi properti relatif terdiversifikasi. Namun, peringkat dibatasi leverage keuangan tinggi, proteksi arus kas dan likuiditas lemah, dan sensitivitas terhadap perubahan kondisi makroekonomi.


Peringkat dapat dinaikkan kalau perusahaan dapat melebihi target realisasi pendapatan diikuti pengurangan substansial tingkat utang. Namun, peringkat dapat dilorot kalau PP Properti terekspos pada risiko pembiayaan kembali lebih tinggi atas utang akan jatuh tempo dan/atau tekanan likuiditas, serta indikasi signifikan dari penurunan dukungan induk.


Pada 1991, PP Properti sebagai divisi properti PTPP. Lalu, pada Desember 2013, PP Properti berdiri sebagai entitas terpisah. PP Properti mengembangkan, menjual apartemen, rumah tapak, dan menghasilkan pendapatan berulang dari hotel dan mal. Per 31 Maret 2022, pemegang saham PP Properti yaitu PTPP 64,96 persen, publik 34,98 persen, dan Yayasan Kesejahteraan Karyawan Pembangunan Perumahan 0,06 persen. (*)