Providentia Wealth Singapura Bidik PIK2 (PANI), Siap Masuk Lewat Sini
:
0
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (Foto: PANI)
EmitenNews.com - Providentia Wealth Management Ltd, dalam waktu dekat akan menguasai sebagian kepemilikan di PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Perseroan telah menyiapkan sebuah aksi korporasi untuk membuka jalan masuk bagi perusahaan pengelola kekayaan asal Singapura itu.
Manajemen PANI, dalam keterbukaan informasi Senin, (15/6/2026) mengungkap bahwa Perseroan akan menggelar Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek (PMTHMETD) atau private placement.
Perseroan menyatakan bahwa dana hasil pelaksanaan PMTHMETD IV dapat langsung digunakan untuk merealisasikan rencana bisnis sesuai dengan target penggunaan dana, khususnya untuk memperkuat struktur permodalan dan menunjang kelangsungan kegiatan usaha entitas anak, yaitu PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras.
"Dalam rangka pelaksanaan PMTHMETD IV tersebut, Perseroan akan menerbitkan saham baru sebanyak 72.476.600 saham," terang manajemen PANI.
Setelah pelaksanaan PMTHMETD IV ini, jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan akan meningkat dari semula sebanyak 18.117.025.598 saham menjadi 18.189.502.198 saham.
Penerbitan Saham PMTHMETD IV direncanakan pada 23 Juni 2026 dan kemudian pencatatan saham hasil PMTHMETD IV di Bursa Efek Indonesia pada 24 Juni 2026. Pemberitahuan Hasil Pelaksanaan PMTHMETD IV : 25 Juni 2026
Manajemen PANI menyebutkan, seluruh Saham Baru tersebut akan diambil oleh pemodal. Namun, Providentia Wealth Management Ltd tidak sendiri yaitu dengan menggandeng PT Victoria Jaya Abadi.
Tanpa menyebut berapa porsi masing-masing, kedua pemodal tersebut dipastikan bukan pihak terafiliasi Perseroan.
Harga Pelaksanaan Rp6.875
Manajemen PANI mengungkapkan bahwa PMTHMETD IV akan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp6.875 per saham.
Related News
Repower Asia (REAL) Berbalik dari Rugi Menjadi Laba pada Juni 2026
Laba CINT Melenting 384 Persen Semester I 2026
Pendapatan Moncer, Laba Emiten Prajogo (BRPT) Drop 64,71 Persen
Paruh I 2026, Bisnis Tol META Menguat Signifikan
Emiten Distributor Alat Kesehatan ini Raup Laba Rp221M di Q2-2026
Kinerja Apik, INPP Tabulasi Laba Rp141,98 Miliar





