EmitenNews.com - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyelesaikan transaksi investasi strategis bersama Danantara Investment Management (DIM) dan Indonesia Investment Authority (INA) pada Kamis (15/10/2026). 

Kerja sama melalui anak perusahaan TPIA, PT Chandra Asri Alkali (CAA) itu, untuk membiayai dan mengembangkan proyek pabrik Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (Proyek CA-EDC).

Dengan penyelesaian transaksi ini, DIM dan INA secara resmi menjadi pemegang saham PT CAA. 

Manajemen menegaskan bahwa transaksi investasi strategis ini tidak memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. 

Proyek CA-EDC ini dirancang memiliki kapasitas produksi tahunan sekitar 400 kiloton (KTA) soda kaustik dan 500 KTA ethylene dichloride (EDC). 

Kedua bahan kimia tersebut merupakan komoditas vital yang dibutuhkan oleh berbagai rantai industri hilir di Indonesia, termasuk sektor pengolahan bauksit dan alumina.

Dalam keterbukaan informasi, General Manager of Legal & Corporate Secretary PT Chandra Asri Pacific Tbk, Erri Dewi Riani, menyampaikan keterbukaan informasi ini sesuai dengan regulasi keterbukaan informasi emiten pasar modal.

Dalam pernyataannya, manajemen perseroan optimistis pengoperasian Proyek CA-EDC akan membawa dampak positif yang signifikan bagi industri nasional. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas industri kimia dalam negeri, menjamin ketahanan pasokan bahan baku domestik, menekan ketergantungan pada impor, serta menyokong agenda hilirisasi nasional.

Manajemen mengharapkan transaksi tersebut dapat memperkuat posisi dan daya saing grup Perseroan dalam industri kimia nasional. Juga mendukung pertumbuhan usaha jangka panjang melalui potensi peningkatan pendapatan dan kinerja keuangan.

Bagusnya, selain dari aspek pasokan dan ekonomi, proyek ini diperkirakan menyerap tenaga kerja cukup besar. Selama masa konstruksi, proyek CA-EDC diproyeksikan membuka sekitar 3.000 lapangan kerja baru, serta menyediakan sekitar 250 posisi operasional permanen ketika pabrik telah beroperasi. ***