Proyeksi IHSG Rabu (26/8), Cermati Area Berikut!
:
0
Potret suasana main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan masih berada dalam tren penguatan, kendati di perdagangan terakhir ditutup melemah.
Senior Techincal Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mengatakan secara teknikal, pergerakan IHSG secara garis besar masih dalam tren penguatan, meskipun telah terjadi koreksi wajar.
Sepanjang perdagangan Senin (24/8), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil perkasa di jam pembukaan. Sempat melompat 6.544,00 di menit-menit awal, dan mencapai level tertinggi harian di 6.551,003 serta titik terendah di 6.474,572.
Kendati dibuka optimis, IHSG justru menyusuri zona merah sepanjang perdagangan hingga ditutup melemah 0,37 persen atau turun 24,023 poin ke level 6.501,667.
“Berdasarkan indikator, MA20&60 telah menunjukkan positive crossover, sementara Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif. Meski demikian, volume terus mengalami penurunan,” ujar Nafan, Rabu (26/8).
Adapun untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan bergerak dengan support area di kisaran 6.454 dan 6.358, serta resistance area di 6.552 dan 6.654.
Di sisi lain, IHSG juga berpeluang mendapatkan dorong dari membaiknya sentimen eksternal. Seperti dari sisi global, di mana Wall Street ditutup menguat berkat technical rebound saham teknologi, penurunan harga minyak, dan reli pasar obligasi.
“Adapun penurunan harga minyak menjadi katalis positif karena dapat mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan inflasi,” tutur Nafan.
Sementara dari sisi domestik, sentimen positif masih datang dari stabilitas kebijakan moneter, dengan BI-Rate berada di level 5,75%, serta ekspektasi bahwa pertumbuhan kredit tetap solid.
“Faktor ini menjadi penopang saham-saham perbankan dan sektor domestik,” tukasnya.
Related News
TRIN Masuk Daftar Top Losers Sepekan, Intip Rinciannya!
Intip Top Gainers Sepekan, Ada AKKU hingga Saham HSC Ini
IHSG Menguat Tipis dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Sentuh Rp10.701T
Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026
IHSG Rebound sejak Awal Oktober, Terbuka Peluang Penguatan Lanjutan
100 Hari Direksi Baru BEI, Pakar UGM Junjung Kinerja Reformasi Pasar





