PTBA Jadwal Dividen Jumbo, Cum Date 22 Juni 2026
:
0
Sebuah alat berat tengah beraksi di areal pertambangan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bukit Asam (PTBA) memutuskan pembagian dividen tunai Rp1,32 triliun. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 45 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp2,93 triliun. Dengan begitu, para investor akan mendapat santunan dividen Rp114,508 per lembar.
Menilik data perdagangan saham perseroan edisi Kamis, 11 Juni 2026 di level Rp2.620 per helai, dividend yield PTBA sekitar 4,37 persen. Pembagian dividen tahun buku 2025 melorot dari tahun lalu sebesar 75 persen dari laba setara Rp332 per lembar dengan imbal hasil 11,27 persen.
Sedangkan sisa laba bersih Rp1,61 triliun atau 55 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha, dan menjaga keberlanjutan bisnis perseroan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 11 Juni 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut.
Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 22 Juni 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 23 Juni 2026. Cum dividen pasar tunai pada 24 Juni 2026. Ex dividen pasar tunai pada 25 Juni 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 24 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen dilakukan pada 10 Juli 2026.
Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, PTBA mengemas laba bersih dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp2,92 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi senilai Rp1,61 triliun. Dan, total ekuitas Rp22,62 triliun. (*)
Related News
Penjualan Tembus Rp87,51 Triliun, Laba HMSP Naik 44,35% Hingga Q3 2026
Volatilitas Transaksi Efek Disorot BEI, Ini Jawaban Emiten Hapsoro
BNI Catat Laba Operasional Sebelum Pencadangan Tertinggi dalam Sejarah
Melejit 14,7 Persen, AUTO Raup Laba Rp1,80 Triliun
Big Banks Jadi Sasaran Jual Asing, Net Sell Rp578,3M di Sesi I (27/10)
Suspensi Jilid II, BEI Suspensi Lagi Perdagangan Saham Emiten MNC Ini





