PTBA Tarik Kredit Jumbo, Manfaatkan Fasilitas ini
:
0
Petugas lapangan PT Bukit Asam kala beraktivitas di area pertambangan. Foto - Dok PTBA
EmitenNews.com - Bukit Asam (PTBA) mendapat dana taktis senilai Rp6 triliun. Itu berupa fasilitas kredit modal kerja Rp2 triliun dari Bank BRI (BBRI), dan fasilitas kredit talangan dana Rp4 triliun dari Bank Mandiri (BMRI). Transaksi afiliasi itu, telah diteken pada 23 & 28 September 2026.
Tepatnya, fasilitas krediet modal kerja rekening koran pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Summer Daya Alam (SDA) dengan Bank BRI, dan perjanjian fasilitas kredit talangan dana DHE SDA dengan Bank Mandiri. Ssecara nature perjanjian kredit itu, memiliki tujuan sama yaitu pemanfaatan DHE SDA sebagai pinjaman modal kerja.
Menyusul teken perjanjian kredit itu, secara agregat plafond pinjaman dalam pemanfaatan DHE SDA sampai dengan Rp6 triliun berarti lebih besar dari 20 persen ekuitas perseroan baik periode berakhir 31 Desember 2025 dan per 30 Juni 2026. Dengan demikian, maka secara agregat plafond pinjaman tersebut tergolong material bagi perseroan.
Transaksi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan operasional (modal kerja). Di mana, PTBA dapat menerima fasilitas pembiayaan dengan menggunakan underlying/agunan DHE SDA yang dimiliki pada Bank Himbara.
Perjanjian kredit itu, apabila dignaran akan menimbulkan kewajiban pembayaran pokok dan bunga, namun diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas, likuiditas keuangan, dan kemampuan perseroan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja.
”Transaksi tersebut tidak berdampak merugikan secara material atas perjanjian kredit, dan blokir/agunan atas rekening penempatan DHE SDA perseroan di bank Himbara terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan,” tukas Eko Prayitno, Corporate Secretary Division Head PTBA. (*)
Related News
Perusahaan Afiliasi Grup Sinarmas Jadi Pengendali Baru KETR
Caplok Raksasa RS, Emiten Raffi-Nagita Besok Izin Private Placement
Ada Emiten Cum Dividen Hari Ini, Bagikan Total Rp1 Triliun
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen





