PTDU Beber Pengendali Baru Kuasai 68,09 Persen Usai Private Placement
Hunian bertingkat hasil garapan Djasa Ubersakti. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - PT Djasa Ubersakti Tbk. (PTDU) mengumumkan rencana pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 3,2 miliar saham baru, setara 68,09 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi tersebut.
Dalam keterbukaan informasi, perseroan menyebut harga pelaksanaan private placement ditetapkan sebesar Rp50 per saham, sehingga total dana yang berpotensi dihimpun mencapai sekitar Rp160 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban, sekaligus memperkuat likuiditas dan modal kerja perseroan.
Seluruh saham baru hasil private placement akan diambil oleh PT Penajam Makmur Jaya (PMJ). Dengan realisasi aksi tersebut, PMJ akan menguasai sebanyak 3,75 miliar saham atau setara 71,43 persen dari total saham PTDU, sekaligus menjelma sebagai pengendali baru dan menggeser posisi PT Teknindo Geosistem Unggul sebagai pengendali lama.
Pasca aksi korporasi, struktur kepemilikan PTDU akan berotasi, dengan rincian PT Teknindo Geosistem Unggul mengantongi 13,30 persen, PT RSK Investasi Unggul sebesar 10,11 persen, serta masyarakat sebesar 8,51 persen.
Seiring dengan penerbitan saham baru tersebut, jumlah saham beredar PTDU diproyeksikan melonjak menjadi 4,75 miliar lembar, meningkat tajam dari posisi sebelum private placement yang tercatat sebanyak 1,5 miliar saham.
Prospektus menjelaskan aksi korporasi ini akan berdampak positif terhadap struktur keuangan perseroan. Berdasarkan laporan keuangan per September 2025, rasio lancar (current ratio) PTDU diperkirakan meningkat drastis dari 29,9 persen menjadi 260 persen, sementara Debt to Equity Ratio (DER) membaik dari minus 16,74 persen menjadi 0,62 persen.
PT Penajam Makmur Jaya diketahui bergerak di bidang jasa konstruksi serta pengadaan barang dan jasa. Rencana private placement ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dengan jadwal yang hingga kini belum diumumkan perseroan.
Related News
Drop 53 Persen, Prajogo Buang Saham CUAN Rp850 Miliar
MEGA Tabur Dividen dan Saham Bonus Jumbo, Telisik Jadwalnya
Buyback, ADRO Alokasikan Belanja Rp5 Triliun
Periksa, Jadwal Dividen BDMN Rp142,91 per Lembar
Mitra Tirta Buwana (SOUL) Optimistis Bidik Pertumbuhan Agresif di 2026
PYFA Caatat Penjualan 2025 Senilai Rp2,76 Triliun





