PTPP Groundbreaking Pembangunan Pengembangan Laboraturium TIK BBPPT
:
0
EmitenNews.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menghadiri Groundbreaking Ceremony pembangunan konstruksi dan pengembangan Laboraturium Pusat Pengujian Perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) BBPPT yang dimiliki oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republika Indonesia.
Dimulainya pembangunan laboraturium tersebut tersebut ditandai dengan dilakukannya prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dilaksanakan pada hari Rabu (16/03) bertempat di lokasi pembangunan, Depok.
Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkminfo) Johnny Gerard Plate, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Ismail, Inspektur Jenderal Kementerian Kominfo Doddy Setiadi, Direktur Utama PTPP Novel Arsyad, Kepada Divisi Operasi Gedung Andek Prabowo, dan jajaran pejabat lainnya. Groundbreaking Ceremony tersebut diselenggarakan di lokasi proyek dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Pembangunan proyek pengembangan Laboraturium Pusat Pengujian TIK BBPPT berlokasi di Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat. Proyek yang dimiliki oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut memiliki lingkup pekerjaan, antara lain: pembangunan gedung laboraturium, gudang, gedung kantor pelayanan & administrasi, masjid, gedung serbaguna, loading dock, gedung utilitas, dsb.
Pembangunan proyek tersebut akan dilaksanakan selama 293 (dua ratus sembilan puluh tiga) hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 365 (tiga ratus enam puluh lima) hari kalender. Laboratorium pusat pengujian perangkat TIK BBPPT dikembangkan untuk menjawab tuntutan masyarakat dan industri dimana kualitas dan kuantitas dapat terpenuhi.
Related News
Emiten Terkait Raffi Ahmad-Nagita Raih Kredit Rp45 Miliar dari BINA
Pendapatan TLKM Naik 3,55 Persen per September 2026 , Ini Penopangnya
Kredit BBKP Meningkat 3,07 Persen hingga September 2026
Laba SIG (SMGR) Melonjak 363%, Tembus Rp532 Miliar per September 2026
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus





