EmitenNews.com - Emiten pertambangan, PT PAM Mineral Tbk (NICL) tidak akan membagikan dividen ke pemegang saham dari keuntungan tahun 2020. Hal itu disampaikan Manajemen NICL melalui laporan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar belum lama ini.
Dalam laporan tersebut, dijelaskan bahwa pemegang saham telah menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan pada tahun buku 2020 yaitu sebesar Rp32,01 miliar.
"Sebesar Rp10 miliar dari laba itu akan disisihkan dan dibukukan sebagai dana cadangan, dan sisanya Rp22,01 miliar dibukukan sebagai laba ditahan untuk menambah modal kerja Perseroan," demikian keterangan Manajemen NICL.
Berdasarkan laporan keuangan tahun 2020 yang telah diaudit, emiten berkode saham NICL itu berhasil mencatatkan laba operasional sebesar Rp45,8 miliar atau lebih tinggi 36,6 persen dibandingkan dengan laporan keuangan sementara atau in-house 2020 yang telah diterbitkan NICL pada laporan sebelumnya, yang hanya mencatatkan laba operasional sebesar Rp33,5 miliar.
Sedangkan, laba bersih pada 2020 sebesar Rp32 miliar atau lebih tinggi 12,5 persen dibandingkan laporan keuangan in-house 2020, yang telah diterbitkan NICL pada laporan sebelumnya, yang hanya mencatatkan laba bersih sebesar Rp28,4 miliar.
Related News
Laba Bersih KAQI Tumbuh Kuat 84 Persen di Kuartal III-2026
BIKE Teken MoU dengan Pasar Jaya, Garap Proyek Pasar Minggu Rp1,1T
HATM Kantongi Fasilitas Kredit dari BCA, Manajemen Ungkap Tujuannya
VICI Angkat Rahayu Saraswati Jadi Wakomut, Siap Ekspansi Mancanegara
Tutup Kuartal III 2026, EMMI Kemas Pendapatan Turun-Rugi Bersih
Masih Bertahan di MSCI, Emiten Grup Bakrie Cetak Laba Turun di Q3 2026





