EmitenNews.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) yang dipimpin Komisaris Utama, Franky Sibarani telah menyetujui jumlah laba bersih 2021 sebesar Rp51,85 miliar ditetapkan sebagai dana cadangan.


"Laba bersih 2021 ditetapkan sebagai cadangan lainnya yang digunakan untuk investasi perusahaan sesuai dengan pertimbangan kondisi perekonomian Indonesia, kebutuhan dana untuk investasi pengembangan dan untuk menjaga likuiditas perseroan dalam kondisi baik," demikian salah satu hasil RUPST SMBR yang digelar di Jakarta, Jumat (25/3).


Pada laporan yang disampaikan oleh Direktur Keuangan & Manajemen Risiko, M Jamil menyebutkan bahwa perseroan berhasil melalui situasi sulit di masa pandemi Covid-19 dengan membukukan volume penjualan sebesar 1,9 juta ton atau meningkat 1 persen (year-on-year).


SMBR juga mampu mempertahankan pangsa pasar di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), yakni sebesar 31 persen. Selain itu, peningkatan pangsa pasar terjadi di wilayah Lampung yang mencapai 29 persen atau naik 1 persen (y-o-y).


Dari sisi kinerja keuangan, SMBR bisa memaksimalkan penjualan dengan capaian sebesar Rp1,8 triliun atau meningkat 2 persen (y-o-y). Sehingga, laba bersih perseroan di 2021 bertumbuh 372 persen (y-o-y) menjadi Rp 51,8 miliar.


"Meskipun industri semen masih mengalami kondisi over supply, namun kinerja positif perseroan tak luput dari inisiatif strategis yang kami terapkan di perusahaan untuk terus melakukan efisiensi melalui program SMBRGO45 dan meningkatkan produktivitas melalui SMBRGO3T," papar Jamil.