Rasio Ekspor Bahan Baku dan Produk Hilir Sawit Kini 7:93 Persen
Ekspor dari produk turunan komoditas ini juga semakin meningkat, yang tercemin dari rasio ekspor bahan baku dan produk hilir sawit.
EmitenNews.com - Ekspor dari produk turunan komoditas ini juga semakin meningkat, yang tercemin dari rasio ekspor bahan baku dan produk hilir sawit. Tahun 2010, rasionya 40% dan 60% (bahan baku dan produk hilir sawit), naik drastis menjadi 7% dan 93% pada 2024.
“Capain positif tersebut sejalan dengan perkembangan jumlah atau jenis produk turunan yang ikut meningkat dari hasil industri pengolahan kelapa sawit di dalam negeri, yakni dari 48 jenis pada tahun 2011, menjadi sekitar 200 jenis di tahun 2024,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (30/5).
Menurut Menperin, penyediaan bahan baku berkualitas bagi industri hilir kelapa sawit merupakan salah satu syarat untuk menciptakan produk turunan yang bernilai tambah tinggi.
“Diperlukan juga inovasi dalam proses pemurnian dan pengolahannya. Selain harus ditopang oleh teknologi modern, faktor pendukung yang tak kalah penting adalah sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten,” ujarnya.
Guna menghasilkan SDM terampil di industri pengolahan kelapa sawit, Kemenperin aktif mencetak lulusan yang dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut. Hal ini direalisasikan melalui peran dari unit pendidikan vokasi yang dimiliki oleh Kemenperin.(*)
Related News
IHSG Lanjut Nanjak, Sentuh Level 8.146
IHSG Sesi Siang (4/2) Kembali Melemah 0,53 Persen ke 8.079
ESDM Kebut Pengembangan Ekosistem Hidrogen Lewat 3 Fase
Kemenperin: Temuan PPATK Rp12,49T Tak Terkait Penerbitan Pertek
Wall Street Jeblok, IHSG Cenderung Menguat
Konsolidatif, IHSG Susuri Area 7.950-8.400





