Raup Dana IPO Rp31 Miliar, Listing Perdana Wahana Inti Makmur (NASI) Langsung ARA
:
0
EmitenNews.com - Menjadi hari yang bersejarah bagi PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI), karena perusahaan yang bergerak dalam bidang Produsen dan Pemasok Beras ini telah berhasil mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan resmi menjadi perusahaan tercatat ke-52 di BEI pada tahun 2021 dan bertengger di papan pengembangan.
Listing perdana saham NASI disambut aksi beli, terlihat transaksi saham NASI di hari pertamanya, langsung naik ke level Rp208 atau naik 53 poin setara 34,19 persen yang berarti ARA, dengan volume 54,82 juta saham, nilai transaksi Rp11,03 miliar dan frekuensi sebanyak 3.876 kali hingga pukul 09:07 WIB.
“Hal ini merupakan key milestone dalam perjalanan Perseroan untuk melangkah sebagai perusahaan publik yang accountable, transparan dan bertanggungjawab kepada seluruh investor, masyarakat dan seluruh stakeholders dalam menjalankan bisnis kedepan”, ujar Piero Mustafa, Direktur Utama Perseroan.
Perseroan melepas sebanyak 200 juta saham biasa atas nama atau sebanyak 24,77% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham dengan nilai nominal Rp10 setiap saham, yang ditawarkan kepada Masyarakat dengan harga penawaran sebesar Rp 155 per sahamnya, sehingga jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebesar Rp 31 miliar.
Meskipun Perseroan bukan produsen beras pertama yang tercatat di BEI namun Perseroan memiliki daya saing yang kompetitif utamanya sebagai produsen beras khusus. Dalam kondisi perekonomian nasional yang belum pulih total sebagai akibat Pandemi COVID-19, Perseroan tetap optimis bahwa bisnis Perseroan akan terus tumbuh dan berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan pokok masyarakat terhadap beras.
Related News
Jaya Property (JRPT) Anggarkan Rp100 Miliar untuk Buyback Saham
Bukan dari Operasional, Laba Q1-2026 RDTX Ngebul Berkat Investasi
Perkuat Bisnis, Anak Usaha MARK Caplok AGM Rp9,99 Miliar
Laba Bersih Citra Borneo Utama (CBUT) Naik 11,5 Persen di Q1-2026
Bisnis Lelang Merosot, ASLC Petik Laba Perdana dari Jualan Mobil Bekas
Emiten TP Rachmat (DRMA) Kantongi Penjualan Rp1,5T, Laba Naik Terbatas





