Raup Dana Segar Rp151 Miliar, Saham Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Langsung ARA
:
0
EmitenNews.com -PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), yang lebih dikenal sebagai Sinergy Networks, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada hari ini , tanggal 24 Juli 2023. Melalui IPO ini, perseroan merupakan emiten ke-50 yang tercatat sebagai perusahaan terbuka pada tahun 2023.
Investor langsung menyambut saham INET dengan penuh antusias, hal ini bisa di lihat dari data perdagangan saham INET yang menguat hingga ARA 34,65 persen atau naik 35 poin di topang frekuensi sebanyak 23.514 kali, nilai transaksi mencapai Rp48,24 miliar dan volume saham di transaksikan sebanyak 413,63 juta lot hingga pukul 09:20 WIB.
Perseroan melepas 1.500.000.000 saham baru, yang mewakili 20% dari total sahamnya, sebagai bagian dari proses IPO. Dalam upaya ini, INET berharap mengumpulkan dana sebesar Rp150 miliar yang akan digunakan untuk menggarap perkembangan lini bisnis. Perseroan juga menerbitkan Waran Seri 1 sebanyak 2,1 miliar secara gratis bagi pemegang saham baru dengan rasio 5:7. Setiap satu waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 91.
Keputusan untuk melakukan IPO merupakan langkah strategis oleh Sinergy Networks untuk memperkuat posisinya di pasar dan memperluas layanan jaringan yang sudah sangat luas. Selain itu, perusahaan juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkenalkan teknologi terkini demi memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan setianya.
"Berdasarkan IPO ini, kami yakin akan mencatatkan sejarah baru dalam dunia teknologi dan jaringan konektivitas. Ini adalah momen penting bagi kami dan bagi para calon investor yang ingin bergabung dalam perjalanan menuju Indonesia digital," kata Muhammad Arif, Direktur Utama INET, dalam jumpa pers.
Related News
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026
Pengendali BMAS Fasilitasi Kredit Nyaris Rp5T, Telisik Realisasinya!
SILO Ngebut di Awal 2026, Laba Melonjak Hampir 15 Persen!
LABA Terus Jualan Saham KRYA, Nilainya Tembus Rp6,63M di April 2026





