“Sedangkan ITF merupakan carbon credit karena mengurangi emisi dan menerima insentif, jadi bagi saya RDF adalah solusi palsu transisi energi,” kata Bhima. 

 

Sebelumnya Heru mengatakan, melalui perbaikan Perpres nomor 35 tahun 2018, penanganan sampah di Jakarta akan lebih fleksibel menyesuaikan kondisi di daerah masing-masing. 

 

"Terkait fleksibilitas untuk menyelesaikan sampah, jadi pake teknologi apa aja sesuai dengan kondisi daerah masing-masing, misalnya Medan pakai apa, Jakarta cocoknya RDF ya RDF, Surabaya cocoknya pakai teknologi ITF, ya, silakan," jelasnya.