EmitenNews.com - Setelah melalui proses yang cukup alot, akhirnya pencatatan perdana saham PT Adhi Commuter Properti Tbk dengan kode saham ADCP, sebagai Perusahaan Tercatat ke-8 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022 telah resmi dilakukan pada hari ini, Rabu 23 Februari 2022.

 

Listing perdana ADCP di sambut aksi beli oleh para pelaku pasar, hal itu dapat terlihat pada pergerakan harga sahamnya yang berada di zona hijau. Saham ADCP merangsek naik ke level 133 dari harga pembukaan 130 per saham atau naik tipis 2,31 persen atau 3 poin. Kenaikan ini di topang oleh volume 920 juta saham, nilai transaksi Rp129,49 miliar dan frekuensi 44.570 kali hingga pukul 09.25 WIB.

 

Dalam IPO ini, Adhi Commuter Properti (ADCP) yang menjadi emiten ke 774 di Bursa Efek Indonesia, telah melepas sebanyak 2.222.222.200 (2,22 miliar) saham atau setara 10% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh, sehingga ADCP memperoleh dana Rp288,8 miliar. 

 

“Alhamdulillah, Puji syukur kepada Tuhan, pada hari ini Adhi Commuter Properti berhasil mencapai milestone baru melalui IPO yang merupakan aksi korporasi strategis. Melalui IPO ini semakin memperkuat bisnis perusahaan sebagai pengembang properti Transit Oriented Development (TOD) terdepan. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu kesuksesan IPO ADCP,” ujar Direktur Utama Adhi Commuter Properti, Rizkan Firman dalam acara listing ADCP di Jakarta, Rabu (23/2/2022).

 

Rizkan menambahkan, IPO ini menjadi moment penting bagi Adhi Commuter Properti yang menempatkannya sebagai perusahaan publik. Kini ADCP memiliki akses keuangan dan jejaring bisnis yang terbuka lebar, sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan peluang pasar yang bertumbuh cepat khususnya untuk mempermudah mobilitas masyarakat agar lebih efektif dan efisien. 

 

“Melalui IPO ini, ADCP telah menyiapkan strategi yang matang dan terintegrasi untuk jangka pendek, menengah dan panjang. Kami optimistis, bisnis ADCP akan terus berkembang seiring dukungan dari induk usaha kami, PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang telah memiliki track record yang baik dan salah satu perusahaan BUMN terpercaya,” tambah Rizkan. 

 

Rizkan menambahkan, ADCP telah menyiapkan strategi utama untuk pengembangan bisnis, diantaranya yakni: mengembangkan properti di lokasi strategis yakni menempel dengan pusat transportasi publik, melakukan diversifikasi produk, brand architecture, menjalin kerjasama srategis dengan stakeholders dalam ekspansi bisnis, memperluas hubungan dengan perbankan, digitalisasi perusahaan secara komprehensif, penetapan harga properti yang affordable, dan melakukan pemasaran yang tepat sasaran.