EmitenNews.com - Saham Abadi Lestari Indonesia (RLCO) sempat menghentak pasar. Itu menyusul ramalan Samuel Sekuritas dengan target Rp80 ribu per lembar. Proyeksi saham emiten burung walet tersebut didukung fundamental kuat, ekspansi produk, dan potensi besar masuk Morgan Stanley Capital International (MSCI). 

Merespons rekomendasi itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak tinggal diam. Operator pasar modal itu, mempertanyakan laporan riset ekuitas (LRE) Samuel Sekuritas tersebut kepada perseroan. Pasalnya, jamak diketahui, Samuel Sekuritas merupakan penjamin emisi initial public offering (IPO) RLCO. 

Manajemen RLCO menyebut LRE itu, bukan bagian dari, maupun pelaksanaan dari, perjanjian apa pun antara perseroan dengan Samuel Sekuritas soal proses IPO. ”Perseroan tidak menugaskan, tidak meminta, dan tidak menginstruksikan Samuel Sekuritas menyusun atau menerbitkan LRE sebagai bagian dari perikatan/kontrak IPO perseroan,” elak Ayu Amanda, Direktur & Corporate Secretary Abadi Lestari.

Berdasar kajian terhadap isi LRE itu, perseroan tidak menemukan informasi atau fakta material mengenai perseroan yang belum pernah disampaikan kepada publik dan/atau dilaporkan kepada Otoritas market sesuai ketentuan keterbukaan informasi berlaku. Selain itu, perseroan menegaskan LRE tersebut merupakan analisis, dan pandangan pihak ketiga.

Oleh sebab itu, setiap opini, proyeksi, interpretasi, atau kesimpulan dalam LRE merupakan tanggung jawab penerbit. ”Perseroan tetap berkomitmen untuk memenuhi kewajiban keterbukaan informasi sesuai peraturan perundang-undangan berlaku,” tegas Ayu Amanda. 

Akhir pekan lalu, saham RLCO mengalami auto reject bawah (ARB). Itu setelah sepanjang perdagangan terkapar 750 poin alias 10 persen menjadi Rp6.750 per eksemplar. Kendati begitu, sepanjang tahun ini, saham RLCO melangit 4.810 poin alias 247,94 persen dari episode 2 Januari 2026 di level Rp1.940 per helai.

Kalau dikalkulasi dalam tempo 31 hari bursa, saham RLCO telah melangit 3.917,85 persen alias 6.582 poin dari harga IPO senilai Rp168 per lembar. Ya, RLCO listing di lintasan pasar modal pada 8 Desember 2025 dengan harga perdana Rp168. (*)