Respons Tuduhan Serobot Lahan, Berikut Penjelasan Intiland Development (DILD)
:
0
EmitenNews.com - Intiland Development (DILD) merespons konflik di Apartemen Pantai Mutiara Pluit, Jakarta Utara. Perseteruan itu, berujung pelaporan ke pihak berwajib dengan tuduhan penyerobotan tanah warga.
Manajemen Intiland menjelaskan pengembang Apartemen Pantai Mutiara merupakan entitas terpisah dari perseroan yaitu Badan Kerjasama Apartemen Pantai Mutiara (BKAPM). ”Kami mengetahui informasi itu dari media. Saat ini belum menerima surat panggilan pemeriksaan dari pihak kepolisian mengenai laporan tersebut,” tulis Theresia Rustandi, Corporate Secretary Intiland Development.
Theresia membantah tuduhan telah menyerobot lahan seluas 1.829 meter persegi (m2) milik warga. Peruntukan lahan itu disebut untuk fasilitas sosial dan fasilitasumum berupa taman dan jalan dari awal sudah difungsikan untuk kepentingan umum sesuai perizinan.
”Dugaan terhadap perseroan melakukan penyerobotan lahan Apartemen Pantai Mutiara seluas 1.829 meter persegi seperti diberitakan media tidak beralasan, tanpa didasari bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegasnya.
Terlepas dari itu, Intiland memastikan kasus tersebut sampai saat ini tidak memiliki dampak langsung terhadap kegiatan operasional, keuangan, hukum, dan kelangsungan usaha perseroan. ”Perseroan tidak memiliki informasi atau kejadian penting material dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan, dan dapat mempengaruhi harga saham," ucapnya.
Sekadar informasi, laporan warga itu terdaftar dengan Nomor: LP/B/5626/XI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 3 November 2022. Laporan itu mengadukan Suhendro Prabowo, Wakil Direktur Utama Intiland Development, dan Richard S Hartono atas tuduhan tindak pidana Penipuan dan atau Penggelapan dan atau Menyuruh Menempatkan Keterangan Palsu ke dalam akta otentik.
Permasalahan sebidang tanah milik warga APM tergabung dalam Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun Pantai Mutiara (PPPSRS-PM), namun katanya dipecah developer. Sertifikat tanah juga disebut telah berganti menjadi nama developer. (*)
Related News
Tambah Porsi, Sang Dirut Beli 73.400 Lembar Saham Transkon Jaya (TRJA)
Transaksi Afiliasi, Bank Kasikorn (BMAS) Raih Pinjaman USD10 Juta
Fadel Muhammad Naik Pangkat, Kini Resmi jadi Komut Surge (WIFI)
Emiten Sawit Sinar Mas Siap Tebar Dividen Rp1,4 Triliun, Cek Jadwalnya
Jual 70 Juta Saham MPIX, Madura Investama Masih Kuasai 53,75 Persen
Laba PGEO September 2026 Naik 21,45%, Kejar Kapasitas 1 GW pada 2028





